‎Pilkada Calon Tunggal, Ini Teknis Pemilihannya

pilkkada
Foto net

Oleh: Yuga Khalifatusalam

Jurnal Bandung – Selama ini, Komisi Pemilihan Umum (KPU) dibuat bingung dengan pemilihan kepala daerah (pilkada) pasangan calon tunggal. Bahkan, sebelumnya, ada wacana pilkada pasangan calon tunggal itu akan diundur.

Namun, setelah pemerintah mengeluarkan petunjuk teknis pelaksanaan melalui Peraturan KPU (PKPU) Nomor 14/2015 tentang Pemilihan Gubernur/Wakil Gubernur, Bupati/Wakil Bupati dan Wali Kota/Wakil Wali Kota dengan Satu Pasangan Calon, KPU pun akhirnya tidak lagi kebingungan.

“Petunjuknya sudah keluar melalui PKPU Nomor 14/2015. Di dalamnya mengatur semua proses pelaksanaan pilkada dengan satu pasangan calon. Kebetulan di Jawa Barat, Kabupaten Tasikmalaya yang calonnya hanya satu pasangan,” ungkap Kabag Hukum, Teknis, dan Hupmas KPU Jabar Teppy W Darmawan di kantor KPU Jabar, Jalan Garut, Kota Bandung, Jumat (30/10).

Teppy mengatakan, KPU Jabar bahkan sudah melakukan simulasi untuk pilkada serentak pasangan calon tunggal yang akan dilaksanakan 9 Desember 2015.  Dalam simulasi itu, warga diberi materi tata cara pencoblosan dengan dua model surat suara.

“Untuk ‎surat suara pertama, berisi kolom setuju dan tidak setuju tanpa poto pasangan. Dan yang kedua berisi kolom setuju dan tidak setuju berikut poto pasangan calon,” sebutnya.

Menurutnya, model surat suara dengan poto pasangan dipilih agar pemilih mempunyai kesempurnaan sikap dalam menentukan pilihannya.

“Pemilih yang belum tahu wajah pasangan calon, tidak hanya membayangkan atau menebak-nebak sosok calon yang dipilihnya,” ujar Teppy.

Selain model surat suara, PKPU itu juga mengatur proses lain seperti debat calon, kampanye, dan tahapan lainnya. Di PKPU tersebut, istilah yang digunakan bukan debat calon, tetapi pemaparan visi misi. Pemaparan visi misi ini diuji oleh para penelis yang terdiri dari para pakar, seperti akademisi.

“Sebab kalau debat itu logikanya harus ada dua pasangan,” imbuhnya seraya menambahkan, aturan ini resmi diberlakukan sejak 20 Oktober 2015 lalu.

Leave a Reply