Wujudkan Jabar Bestari, Pemprov Tanggulangi Juga Sungai Cimanuk, Cilamaya, dan Bekasi.

Oleh: Yuga Khalifatusalam

Foto net
Foto net


Jurnal Bandung – Upaya Pemprov Jawa Barat untuk mewujudkan Jabar Bersih Sehat dan Lestari (Bestari) terus dilakukan.

Terbukti, kini Pemprov Jabar juga akan fokus menanggulangi sungai Cimanuk, Cilamaya, dan Bekasi. Di samping tetap fokus pada program penanggulangan sungai Citarum.

Wakil Gubernur Jabar Deddy Mizwar mengatakan, selama ini, pemerintah pusat hanya memberikan perhatian terhadap sungai Citarum saja. Padahal, Jabar memiliki banyak sungai.

“Kami tidak ingin ketiga sungai ini menjadi seperti Citarum. Jika dibiarkan maka akan lebih susah pengendaliannya,” kata Deddy kepada Jurnal Bandung di Gedung Sate Bandung, Rabu (4/3).

Dia meyakini, kondisi Citarum dulunya tidak seperti saat ini. Namun, karena tidak ada upaya pengendalian, kondisi Citarum kini menjadi sungai yang tercemar.

Kondisi serupa diperkirakan akan menimpa sungai-sungai lain di Jabar. Pembangunan infrastruktur jalan tol dan bandara internasional di Jabar menurutnya akan mendorong pertumbuhan industri baru.

Kemunculan industri-industri baru tersebut akan menimbulkan masalah terhadap sungai mulai limbah, alih fungsi lahan, hingga sedimentasi.

“Industri baru akan muncul dan tersebar di mana-mana sehingga kerusakan akan sangat sulit diidentifikasi. Tapi kalau industrinya muncul di kawasan industri maka akan lebih jelas pengendalian dan pengawasannya,” jelas Deddy.

Menurut Deddy, masalah dari kemunculan industri baru ini perlu diwaspadai sejak dini agar jangan sampai menimbulkan akibat seperti yang terjadi pada sungai Citarum. Jika dibiarkan, kata Deddy, maka biaya penanggulangannya akan lebih mahal.

“Jangan sampai sudah parah baru teriak-teriak,” ucapnya.

Kini, Pemprov Jabar sedang membuat sistem pengendalian pencemaran air sungai melalui koordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota yang dilintasi sungai Cimanuk, Cilamaya, dan Bekasi.

Pemerintah kabupaten/kota akan memberikan masukan soal kendala-kendala dan langkah yang tepat untuk menangani ketiga sungai tersebut.

Selain itu, Pemprov Jabar juga akan melibatkan masyarakat yang tinggal di sekitar aliran ketiga sungai ini. Pengananan masing-masing sungai akan berbeda karena setiap wilayah punya ekosistem sendiri.

“Kami ingin lebih dulu mencegah kerusakan. Sekarang kerusakannya sudah mulai, tapi belum terlalu parah seperti Citarum. Kalau ada enam sungai di Jabar seperti Citarum, mati kita,” tandasnya.

Share This

Leave a Reply