Warga Kota Bandung Bisa Mulai Mengakses Kredit Melati

Warga Kota Bandung Bisa Mulai Mengakses Kredit Melati Oleh: JB-01

Kota Bandung
Foto net

Jurnal Bandung – Pemkot Bandung mulai merealisasikan program Kredit Melati (melawan rentenir) Rabu (13/5). program kredit berbunga sangat murah ini merupakan salah satu upaya Pemkot Bandung untuk meningkatkan ekonomi kerakyatan, sekaligus menjadi cara untuk melawan rentenir.‬

‪”Kota Bandung adalah kota dagang, kita motivasi orang banyak berbisnis, berwirausaha, dan lain-lain. Kelompok menengah bawah ini kelompok paling rentan, ereka mudah terjerat oleh sistem keuangan informal atau rentenir. Makanya kita lawan (melalui program ini),” tutur Wali Kota Bandung Ridwan Kamil kepada Jurnal Bandung seusai meresmikan program Kredit Melati, di Bandung Trade Mall, Rabu (13/5).‬

‪Emil sapaan akrabnya melanjutkan, program yang baru diluncurkan ini diharapkan menjadi solusi bagi para pelaku usaha kecil menengah (UKM), mulai dari pedagang kaki lima (PKL) hingga pelaku usaha lainnya agar mereka pun bisa terbebas dari jeratan rentenir.

Sebab, kata Emil, rentenir terbukti telah merusak tatanan ekonomi masyarakat bawah. Para rentenir seolah-olah memberi kemudahan, padahal membelenggu pada jerat kemiskinan.

“Oleh karena itu, kita harus lawan,” tegas Emil.‬

‪Untuk merealisasikan program Kredit melati, Pemkot Bandung menggelontorkan anggaran hingga sekitar Rp30 miliar. Pihaknya menggandeng Perusahaan Daerah (PD) Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Kota Bandung sebagai penyalur pinjaman.‬

‪”Saya juga sudah wanti-wanti ini (kepada BPR), agar tingkat tidak bayar hutangnya mendekati 0, agar tahun depan dapat bergulir kembali. Dan jangan sampai orang dengan mudah dapat KTP (Bandung) gara-gara ada Kredit Melati ini. Jadi harus dipersulit juga, yang dapet KTP harus punya kerjaan,” katanya.‬

‪Menurut Emil, persyaratan pengajuan Kredit Melati sangat mudah. Masyarakat yang akan mengajukan pinjaman cukup memberikan salinan KTP, kartu keluarga atau surat izin pasangan. Kalau semua persyaratan terpenuhi, pinjaman dari mulai Rp500 ribu-Rp 30 juta dapat dicairkan dalam satu hari.

‪”Kalau untuk PKL harus memiliki KTP Bandung, terus tidak berjualan di zona merah,” tandasnya.

‪Sementara itu, Direktur Utama PD BPR Kota Bandung Acep Heri Suhana menjelaskan, Kredit Melati merupakan pinjaman dengan bunga sangat rendah.

Bagi PKL yang memiliki KTP Bandung dan tidak berjualan di zona merah, bisa memperoleh pinjaman tanpa bunga. Hanya dibebani biaya administrasi sebesar 8% dari total pinjaman.‬

‪”Biaya administrasi otomatis dipotong dari pinjaman yang akan dicairkan,” sebut Acep.‬

Untuk pinjaman di bawah Rp2,5 juta, lanjut Acep, BPR tidak akan mewajibkan jaminan. Sementara di atas itu, BPR akan meminta jaminan sesuai dengan jumlah pinjaman.

Pihaknya pun berencana menambah jumlah tim pemasaran agar BPR dapat bersaing dengan rentenir. Penambahan jumlah tim pemasaran, kata Acep, akan dibantu oleh Pemerintah Kota Bandung.‬

“Teknis penagihan (pinjaman) akan diserahkan pada masing-masing kelurahan. Hal tersebut dilakukan untuk memudahkan pembayaran utang dan mempercepat arus uang pada BPR,” ucapnya.

Share This

Leave a Reply