Wagub: KPU Jangan Memihak

Foto net
Foto net

Jurnal Bandung- Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar setuju dengan pengunduran pelaksanaan pemilihan kepala daerah jika hanya diikuti 1 pasangan calon. Deddy menilai, ajang pilkada tidak bisa dilakukan jika terdapat calon tunggal.

Menurut Deddy, pilkada kabupaten/kota yang hanya diikuti 1 pasangan calon bisa diundur ke pilkada 2017. Sebagai solusinya, tambah Deddy, pelaksana tugas kepala daerah bisa diangkat untuk mengisi kekosongan usai berakhirnya masa jabatan kepala daerah terakhir.

“Kalau calon tunggal ya ditunda, nanti angkat PLT,” kata Deddy di kantor Dinas Perikanan dan Kelautan Jabar, Bandung, Selasa (28/7). Sementara itu, Deddy mengaku, hingga saat ini belum ada partai politik yang memintanya menjadi juru kampanye dalam pilkada serentak di Jabar.

Seperti diketahui, di Jabar akan dilakukan pilkada serentak di 8 kabupaten/kota, Desember mendatang. “Enggak ada tawaran buat jurkam, belum ada,” katanya.

Deddy pun menegaskan, dirinya tidak bersedia menjadi jurkam. “Kalau ada tawaran jadi jurkam, enggak bakal diambil,” ucapnya.

Lebih lanjut Deddy katakan, seluruh pihak yang terkait pilkada ini harus berlaku secara jujur dan baik. Deddy meminta agar suasana demokrasi yang aman dan tertib bisa terjaga.

“Jaga demokrasi yang tertib, demokrasi yang lebih baik. Jangan rusak silaturahmi,” katanya.

Deddy pun meminta agar pilkada berjalan secara baik tanpa adanya kecurangan. “Enggak ada kecurangan, ‘money politic’,” ucapnya.

Deddy pun mengingatkan Komisi Pemilihan Umum selaku penyelenggara agar bekerja semaksimal mungkin. “KPUD-nya juga teliti, jangan memihak,” pungkasnya.

Share This

Leave a Reply