Venue PON Jangan Dirasakan Sesaat, Manfaatnya Harus Berkelanjutan

Oleh: Yuga Khalifatusalam

foto net
foto net


Jurnal Bandung – Pembangunan sejumlah infrastruktur penunjang Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX/2016 di Jawa Barat harus memiliki manfaat yang panjang dan berkelanjutan. Pembangunan venue yang membutuhkan biaya tidak sedikit ini diharapkan tidak hanya bermanfaat saat momentum PON saja.

Wakil Ketua DPRD Jabar Irianto M.S. Syafiuddin mengatakan, anggaran yang dihabiskan untuk persiapan PON cukup besar, sehingga manfaatnya harus dirasakan masyarakat secara berkelanjutan.

“Manfaatnya harus dirasakan masyarakat meski even PON telah usai. Pembangunannya harus berkelanjutan. Jadi kepentingan kita itu kepada rakyat,” kata Yance, sapaan akrabnya, di Gedung DPRD Jabar, Bandung, Selasa (2/12).

Yance melanjutkan, pelaksanaan PON di Jabar memang menguntungkan karena akan mendorong pembangunan infrastruktur. Sehingga, pemerintah harus memikirkan manfaat bagi masyarakat setelah pelaksanaan pesta olah raga akbar itu selesai.

“PON dengan biaya cukup besar itu jangan hanya dapat dinikmati beberapa hari saja,” tegasnya.

Sebagai contoh, kata Yance, untuk menunjang olahraga dayung, pemerintah bisa memperbaiki waduk yang akan digunakan untuk arena pertandingan.

Selain itu, untuk menunjang pertandingan cabang olahraga air di laut, kata Yance, pemerintah dapat melakukan perbaikan atau pembangunan sarana dan prasarana yang berdampak positif terhadap kepentingan wisata bahari di Jabar.

“Kalau kita tidak memikirkan itu, akhirnya boros lagi. Jadi jangan hanya momentum sesaat, saya inginnya ada program kelanjutan,” pungkasnya.

Gubernur Jabar Ahmad Heryawan mengatakan, pihaknya siap menggelontorkan dana hingga Rp1,3 triliun dari APBD 2015 untuk persiapan PON XIX/2016. Biaya tersebut sebagian besarnya akan digunakan untuk pembangunan venue pertandingan.

“APBD 2015 menganggarkan Rp1,3 triliun untuk venue,” sebut Heryawan.

Heryawan mengatakan, biaya sebesar Rp500 miliar akan digunakan untuk perbaikan jalan yang menghubungkan lokasi penginapan atlet dengan arena olahraga.

“Jalan menghubungkan konektivitas dari Bandung, tempat-tempat atlet ke venue,” ucapnya.

Meski APBD 2015 akan difokuskan untuk persiapan arena olahraga untuk pelaksanaan PON 2016, namun menurutnya, program pembangunan di bidang yang lain akan terus berlanjut sesuai dengan rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD).

Leave a Reply