Tujuh Daerah di Jabar Alami Kekeringan Parah

Oleh : Redaksi
Jurnalbandung.com – Memasuki musim kemarau, setidaknya ada tujuh daerah di Jabar yang mengalami kekeringan yang cukup parah.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Barat menyebut tujuh daerah yang mengalami kekeringan yang cukup parah tersebut diantaranya adalah Kabupaten Bogor, Kota Bogor, Kabupaten Subang, Kabupaten Bekasi, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Cirebon dan Kota Tasikmalaya.
Pelaksana Harian BPBD Provinsi Jawa Barat Supriyatno mengatakan, kekeringan tahun ini berbeda dibanding tahun sebelumnya. Pasalnya Kota dan Kabupaten Bogor yang terkenal dengan curah hujan cukup tinggi masuk dalam daerah terdampak kekeringan.
“Jadi kalau analisis saya, air yang dimaksud ialah air minum, air dalam. Ini diindikasikan laporan kekeringan ini bahwa ada penurunan air. Rupanya air hujan yang turun tidak meresap ke dalam tetapi hampir 97 persen itu langsung mengalir ke sungai,” kata dia dalam Jabar Punya Informasi (Japri), di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Rabu (9/7).
Selain itu, kata dia, Kota Tasikmalaya juga termasuk daerah langganan yang terdampak kekeringan setiap musim kemarau tiba di Provinsi Jawa Barat. “(Kota) Tasikmalaya ini cukup menarik karena setiap tahunnya selalu (terdampak) kekeringan, khususnya untuk sumber air untuk minum,” kata dia.
Menurut dia, fokus BPBD Provinsi Jawa Barat terkait penanganan kekeringan lebih kepada penanggulangan kebutuhan air untuk rumah tangga karena sesuai arahan Gubernur Jawa Barat kebutuhan air yang pertama ialah untuk kebutuhan rumah tangga, kedua untuk industri dan ketiga untuk persawahan. Pihaknya pun melibatkan petugas TNI dan Polri terkait pembagian air irigasi untuk para petani di wilayah Jawa Barat selama musim kemarau ini.
“Itu kan ada gilir giring (program irigasi), di mana ini ada konflik kepentingan sehingga petugas TNI dan Polri dilibatkan untuk mencegah hal tersebut,” kata dia

Share This

Leave a Reply