Tinggalkan Kesan Sangar, Akas dan Raeza Merajah Tubuhnya di Hari Kasih Sayang

Oleh: JB-02

Foto net
Foto net


Jurnal Bandung – Momentum hari kasih sayang atau yang lebih familiar dengan nama valentine kerap diperingati dengan berbagai cara mulai makan malam romantis bersama pasangan hingga memberi coklat dan bunga untuk orang tersayang.

Tetapi, yang dilakukan pasangan Akas, 30, dan Raeza, 22, berbeda dengan kebanyakan pasangan lainnya. Keduanya memilih merajang tubuhnya sebagai simbol kasih sayang yang tumbuh dari pasangan muda ini.

Mereka memilih gambar puzzle nama keduanya yang saling melengkapi. Tatto puzzle nama keduanya pun tergambar indah di tubuh mereka.

“Ngasih coklat bisa habis, ngasih bunga layu. Kita ingin yang gak
mainstream,” tutur Akas kepada Jurnal Bandung seusai dirajang tubuhnya di Studio Kent Tatto, Jalan Palasari, Kota Bandung, Jumat (13/2).

Pasangan yang sudah merajut kasih sejak satu setengah tahun lalu ini mengaku merajang tubuhnya secara permanen tanpa paksaan. Sebab, keduanya menyukai tatto dan menganggap tatto sebagai karya seni.

“Saya gak nyuruh, kebetulan suka seni termasuk seni tatto,” ujar pria
tambun yang mengaku memiliki 7 gambar tatto di tubuhnya.

Begitupun Raeza, dia mengaku tak khawatir bila perjalanan cintanya dengan Akas kandas di tengah jalan. Dia berkilah, jika memang ditakdirkan putus, dia akan memplesetkan tatto nama pasangannya itu.

“Ga khawatir kalau putus, kalau ada pahit, dipanjangin jadi nama bapak
saya,” selorohnya.

Kurator tatto Kent Tatto menuturkan, selama ini, kesan yang muncul dari merajang tubuh adalah kekerasan. Oleh karena itu, di momen hari kasih sayang ini, dia ingin membuat kesan tatto lebih lembut.

“Pertama gak punya ide untuk melakukan ini, terus pengen nimbulin kesan lembut tatto,” ujar Kent.

Ide seni lukis tubuh di hari kasih sayang ini muncul dari beberapa pasangan yang ingin tubuhnya dirajang sebagai ungkapan kasih sayang. Tatto pun, kata Kent dianggap mereka sebagai cara lain dalam merayakan hari kasih sayang.

“Merangkai momen yang jarang dipikirkan, salah satunya dengan tatto yang soft,” ucap Kent.

Share This

Leave a Reply