Sekda Tepis Tudingan TAP Sebagai ‘Benalu’

Oleh: Redaksi

Jurnalbandung.com – Pemerintah Provinsi Jawa Barat menepis tudingan DPRD Jabar yang mengatakan Tim Akselerasi Pembangunan (TAP) Jabar sebagai benalu di Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

 
Hal tersebut diungkapkan langsung oleh PJ Sekretaris Daerah (Sekda) Jabar Daud Achmad. Menurut dia, informasi yang menyebut TAP mengganggu OPD hingga merusak harmonisasi dengan DPRD Provinsi Jawa Barat adalah tidak benar adanya.

 
“TAP bukan makhluk yang ilegal. TAP dibentuk oleh keputusan gubernur. Tugasnya di sana jelas,” kata Daud saat menggelar konferensi pers, di Bandung, Rabu (16/10).

 
Menurutnya, TAP yang diketuai mantan rektor Unpad, Tri Hanggono Achmad, bertugas memberi masukan dan bersama-sama mengawal program Emil-Uu yang masuk dalam RPJMD hingga 2023 mendatang. “Jadi kita bersinergi, berkolaborasi bersama TAP,” katanya.

 

 

Daud pun menolak jika adanya unsur TAP yang mengintervensi OPD. “Sebetulnya bukan intervensi. Yang saya rasakan kita bersinergi, berkolaborasi, diskusi, dan sebagainya,” katanya.

 

 

Namun, dia tidak menjawab secara adanya unsur TAP yang bisa mencoret program kerja yang sudah disepakati dengan dewan. Dengan alasan keterbatasan waktu, Daud yang hadir bersama sejumlah kepala OPD pun tidak bisa merinci alokasi anggaran untuk tim yang banyak diisi relawan dan pendukung Emil-Uu pada Pemilu Gubernur 2018.

 

 

Kehadiran TAP di OPD, menurutnya sudah menjadi hal biasa. “Sebetulnya itu tim ahli. Dari dulu tim ahli di setiap dinas itu ada.
Di setiap dinas dari dulu ada tim ahli, nah itu diperkenankan sesuai kebutuhan,” katanya.

 

 

Disinggung adanya keluhan dari DPRD Provinsi Jawa Barat terkait keberadaan TAP, Daud menghargai penilaian tersebut. “Kami sangat menghargai. Ini merupakan masukan bagi kami, ini juga jelas sebagai bahan evaluasi bagi kami, untuk perbaikan ke depan, untuk kemajuan warga Jawa Barat,” katanya.

 

 

Dia pun memastikan komunikasi eksekutif dengan legislatif akan semakin ditingkatkan. “InsyaAllah ke depan kami akan terus menjalin komunikasi dengan berbagai lini, termasuk dengan DPRD. Sudah lama ada niat dari Pak Gubernur untuk berkomunikasi dengan DPRD,” katanya.

 

 

Pada kesempatan yang sama, Ketua TAP, Tri Anggono Achmad, memastikan pihaknya berpegang teguh pada tugas yang diberikan. “Jawa Barat punya tantangan besar. Kami terpanggil untuk memberi kontribusi,” katanya.

Share This

Leave a Reply