Sekda Jabar: Tanpa Dukungan Masyarakat dan Alim Ulama, Pembangunan Tol Soroja Tak Akan Lancar

Oleh: Yuga Khalifatusalam

Jurnalbandung.com – Setelah menunggu beberapa tahun, berbagai hambatan dalam pembangunan Tol Soroja (Soreang-Pasirkoja) akhirnya dapat terlewati.

Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Barat Iwa Karniwa pun bersyukur atas terlewatinya berbagai hambatan dalam pembangunan Tol Soroja tersebut.

Tak lupa, dia pun mengucapkan banyak terima kasih dan apresiasi sebesar-besarnya kepada masyarakat dan para alim ulama yang telah mendukung dan merelakan lahan serta fasilitas umum, seperti masjid demi kelancaran pembangunan Tol Soroja.

“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat dan alim ulama serta para tokoh yang telah merelakan dan mengikhlaskan tanah dan masjid yang terkena proyek Tol Soroja. Mudah-mudahan segala ikhtiar dan pengorbanan kita tercatat sebagai amal soleh,” tutur Iwa seusai meninjau proyek Tol Soroja dan peletakan batu pertama masjid pengganti Al Amanah dan Nurul Falah di Margaasih, Kabupaten Bandung, Selasa (24/1).

Iwa mengatakan, tidak ada hal yang sia-sia dalam berbuat baik bagi kemaslahatan bersama. Bahkan, lanjut iwa, akan menjadi sebuah amal baik dan akan terus mengalir pahalanya. Pasalnya, pembangunan tol Soroja ini memberikan banyak manfaat bagi kemajuan masyarakat luas.

Kehadiran Tol Soroja, lanjut Iwa, juga merupakan kebanggaan bagi masyarakat Jabar, khususnya warga Kabupaten Bandung. Terlebih, selama ini, kehadiran Tol Soroja sangat dinantikan warga Kabupaten Bandung.

“Akses Tol Soroja ini untuk mempercepat arus barang dan orang. Dengan begitu, akan terjadi percepatan pembangunan dan perekonomian dapat tumbuh ribuan kali lipat karena Soreang-Bandung bisa ditempuh dengan 10 menit saja. Artinya, ini akan mempercepat kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.

Sejak awal, tambah Iwa, pihaknya berkomitmen untuk menyelesaikan proyek tol sepanjang 13 km itu. Oleh karenanya, segala upaya dilakukan untuk mempercepat penyelesaian proyek Tol Soroja tersebut.

Namun diakuinya, tanpa adanya dukungan masyarakat dan para alim ulama, Tol Soroja tidak mungkin dapat terealisasi.

“Saya sebagai bagian dari masyarajat Jawa Barat sejak awal berkomitmen bahwa menyelesaikan Tol Soroja ini adalah jihad. Saya juga ucapkan terima kasih kepada Pak Bupati Bandung dan para tokoh masyarakat yang telah mendukung penuh proyek ini,” ujar Iwa seraya berharap dua masjid pengganti tersebut bisa lebih dimakmurkan ke depannya.

Share This

Leave a Reply