Realisasi TPPS Legok Nangka Molor, Emil Salahkan PLN

Oleh: Redaksi
Jurnalbandung.com – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil alias Emil salahkan PLN tentang molornya realisasi Tempat Pemilahan dan Pemrosesan Akhir Sampah (TPPAS) Legok Nangka di Kabupaten Bandung.

TPPAS Legok Nangka tersebut, akan mengubah sampah menjadi listrik yang nantinya akan dijual ke BUMN tersebut.

Emil menjelaskan, seharusnya PLN langsung melakukan action, karena payung hukumnya berupa peraturan presiden sudah keluar.

Dia mengatakan, pihak PLN beralasan harga jual yang sudah ditetapkan belum ada kesepakatan. Padahal lanjut Emil, angka untuk harga jual pun sudah keluar.

“PLN masih mengkaji-kaji, padahal perpres sudah menyebutkan. Harga sudah dipatok 13,3 sen US Dollar per kwh,” kata Emil di Bandung, Rabu (17/7).

Seharusnya, tambah dia, pembahasan hal-hal seperti ini tidak perlu dilakukan lagi sehingga nantinya tinggal dilaksanakan lelang investasinya.

“Jangan dibahas lagi. Kemarin masih dibahas-bahas. Itu yang memperlambat PLTSA tipe yang menjadi listrik,” katanya.

Menurutnya, pembahasan terlalu lama seperti yang dilakukan PLN ini tidak terjadi pada TPPAS Nambo di Kabupaten Bogor yang mengubah sampah menjadi bahan bakar untuk pembuatan semen. “Intinya hanya yang dijual ke PLN yang macet,” katanya.

Meski begitu, Emil menyebut lelang investasi TPPAS Legok Nangka akan mulai dilakukan pada Agustus mendatang. Saat ini konsultasi akan rencana tersebut telah selesai dilakukan dengan JAICA, konsultan asal Jepang.

Share This

Leave a Reply