PON 2016, Pelaku UKM Jabar Harapkan Keberpihakan Pemerintah

Oleh: Yuga Khalifatusalam

Pembukaan PON XIX/2016 Masih Belum Bisa Dipastikan Digelar di Bandung
Foto net

Jurnal Bandung – Komunitas Wirausaha Tangan Di Atas (TDA) Bandung siap mendukung suksesi Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX/2016 di Jawa Barat. Salah satunya dengan mempersiapkan diri untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di luar pertandingan PON.

Ketua TDA Bandung Ibrahim Bafaqih mengatakan, dengan berbagai latar belakang usaha yang dimiliki anggotanya, TDA bisa mengambil peran dalam menyukseskan ajang olahraga empat tahunan tersebut.

Sebagai contoh, pihaknya siap memasarkan merchandise PON ke masyarakat. Pernak-pernik mulai dari kaos, maskot, hingga lainnya siap diproduksi untuk memenuhi antusias penonton. Tidak hanya itu, anggota TDA pun siap memfasilitasi transportasi bagi penonton yang berasal dari luar Jabar.

“Anggota kami ada juga yang bergerak di bidang travel. Jadi bisa menyiapkan paket-paket menarik untuk penonton dari luar yang ingin ke Jabar,” kata Ibrahim kepada Jurnal Bandung, di Bandung, Jumat (27/11).

Kendati begitu, pihaknya mengaku belum secara khusus menyiapkan paket yang bisa ditawarkan ke masyarakat jelang PON 2016 mendatang. Hal ini tidak terlepas dari kekurangtahuannya mengenai informasi peluang usaha terkait PON.

Bahkan, dia menyayangkan minimnya informasi dan ajakan dari pihak-pihak terkait kepada pelaku usaha kecil menengah seperti TDA.

“Sosialisasi kurang menjangkau ke komunitas pengusaha seperti kami,” katanya.

Padahal, kata dia, ajang PON ini bisa menciptakan peluang usaha yang besar jika terencana dengan baik.

“Karena kan banyak tamu datang, media menyoroti. Ini sangat berpotensi,” katanya seraya menyebut industri game telepon seluler pun bisa disiapkan untuk ajang olahraga terbesar di Tanah Air ini.

Oleh karena itu, dengan sisa waktu yang ada, pihaknya masih sanggup menyiapkan segala pernak-pernik dan kebutuhan penonton lainnya. Terlebih, jika pemerintah mau memberi kemudahan kepada mereka untuk menggarap potensi ekonomi pada momentum PON ini.

“Kami ingin mendapat akses yang mudah. Dan kami juga berharap pemerintah mau mengutamakan pelaku UKM lokal,” ucapnya.

Leave a Reply