Polrestabes Bandung Tetapkan Supir Ugal-Ugalan Sebagai Tersangka

Oleh: JB-02

Foto net
Foto net


Jurnal Bandung – Polrestabes Bandung akhirnya menetapkan status tersangka kepada pengemudi Honda Jazz D 1558 L Handi Sanjaya, 31. Namun, berdasarkan hasil uji laboratorium, tersangka negatif menggunakan narkotika dan obat-obatan terlarang.

Handi dijerat pasal 310 ayat 1 Undang-Undang Nomor 22/2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) dengan ancaman hukuman paling lama enam tahun penjara.

“Ya, sudah jadi tersangka,” kata Kasatlantas Polrestabes Bandung AKBP Asep Amar, Rabu (11/2).

Menurut Asep, hasil uji laboratorium di RS Immanuel pada Selasa (10/2) malam tidak menunjukan bahwa Handi menggunakan narkotika dan obat-obatan terlarang.

Ada empat parameter yang digunakan berdasarkan sampel air seni milik Handi. Pengujian parameter itu terdiri amphetamine (ekstasi), opiates (morfin), cannabinoid (ganja), dan benzodiazepin (pil koplo).

“Empat parameter negatif semuanya. Tidak menggunakan narkoba,” ungkapnya.

Terkait penyebab Handi mengemudikan mobilnya ugal-ugalan, kata Asep, tersangka tengah dalam depresi berat.

“Ibunya baru saja meninggal. Belakangan dia diam di rumah hanya nonton DVD, tapi kaget ketika kemarin keluar dan bawa mobil,” jelasnya.

Handi sudah menjalani pemeriksaan di Polrestabes Bandung. Namun, hari ini Handi dipulangkan karena kondisinya yang belum membaik.

Kejadian tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Namun hanya kerugian materi yang belum bisa diprediksi besarannya.

Sebelumnya, Handi ditangkap polisi karena mengemudikan mobilnya ugal-ugalan. Sebelum tertangkap, mobil yang dikendarai Handi sempat menabrak beberapa mobil dan sepeda motor di Jalan Dewi Sartika hingga Jalan Sudirman, Kota Bandung.

Leave a Reply