Polisi Pastikan di Ponpes Nurbuat Tidak Ada Gangguan Orang Gila

Oleh: Dadan Burhan AA

Jurnalbandung.com – Informasi adanya gangguan di Ponpes Nurbuat yang berlokasi di Desa Cihanjuang, Kecamatan Parompong, Kabupaten Bandung Barat dipastikan hanya isu tidak benar alias hoaks.

Kapolda Jabar Irjen Pol Agung Budi Maryoto melalui Kabid Humas Polda Jabar AKBP Hari Suprapto mengungkapkan bahwa informasi yang viral di media sosial facebook terkait adanya gangguan di lokasi tersebut hanya hoaks.

“Jajaran Satrekrim Polres Cimahi  telah melakukan penyelidikan Ditemukan oleh penyidik bahwa informasi yang viral di postingan medsos facebook hanyalah hoaks,” ujarnya, Kamis (22/2/2018).

Di postingan facebook tersebut, kata Hari, tertulis ‘pada hari senin 12 februari 2018 sekira jam 22.00 wib bertempat di pondok pesantren Nurbuat Desa Cihanjuang Kec. Parongpong Kab. Bandung Barat , telah  mengamankan orang gila .’

“Hasil pemeriksaan penyidik terhadap 2 saksi yakni Gagan Wiraguna, 43, (Kades Cihanjuang) dan KH Syarif Hidayat, 65, Ketua Ponpes Nurbuat. Kedua saksi menerangkan bahwa pada intinya dari pihak pondok pesantren maupun masyarakat tidak pernah mengamankan orang gila yang diduga meresahkan ponpes/desa,” tuturnya.

Dari hasil keterangan tersebut, kata Hari, penyidik memastikan bahwa kabar tersebut hanya hoaks.

Selain info hoaks di wilayah Kabupaten Bandung Barat tersebut, lanjut Hari, informasi meresahkan di wilayah Karawang juga dipastikan hanya hoaks.

Hari menuturkan, informasi yang beredar tersebut di Karawang kronologis teror terhadap KH Endang Darwis menyatakan ‘ada tiga orang mondar-mandir menggunakan motor dengan jaket grab. Murid Kyai banyak yang stay di Musholla MJ.* *Yang saat itu mengawasi Kang Deni,Hamdan dan Sofyan.*

*Pada jam 3 dini hari ketiga orang itu berdiri lama memandang ke dalam rumah Kyai..dan ketiga nya membawa HT.*
*_kebiasaan Kyai tiap jam 3.30 membuka pintu rumah dan membangunkan murid nya.._*

*Disaat itu dari dalam Musholla Hamdan sms ke Kyai utk tidak keluar pintu karena gelagat mencurigakan ketiga orang tersebut memiliki senjata(senjata api) yang bisa diletuskan dari pagar menuju sasaran yaitu Kyai..disaat itu pula Kyai sebelum menerima sms Hamdan merasa panas ketiga berada satu ubin sebelum pintu rumah..jadi niat membuka pintu urung dilakukan Kyai..*

*skenario الله  SWT.*

*_saat ini di Miftahul Jannah sudah dijaga murid,jawara serta FPI_*.

“Informasi di atas hanyalah hoaks,” katanya.

Leave a Reply