Permudah Masyarakat Bayar Pajak Kendaraan, Samsat Rancaekek Bentuk KTP

Oleh: Dadan Burhan AA

Foto net
Foto net

Jurnal Bandung – Mulai saat ini, masyarakat Kabupaten Bandung yang tinggal di wilayah kerja Samsat Rancaekek diberikan kemudahan saat hendak membayar pajak kendaraannya.

Pasalnya, saat ini, telah hadir kader taat pajak (KTP) di beberapa Kecamatan, seperti Kecamatan Rancaekek, Cicalengka, Majalaya, Ciparay, Nagreg, dan Ibun. Dengan keberadaan KTP tersebut, masyarakat yang akan membayar pajak bisa langsung melakukan transaksi bayar pajak di kampung halamannya.

Masyarakat yang akan membayar pajak tidak lagi mesti berkunjung atau datang ke Samsat Rancaekek, karena di desa atau di kampung halamannya pun sudah ada kader atau relawan taat pajak.

Bahkan, selain memberikan kemudahan bagi pembayar pajak. Para relawan pun mengadakan “Tabungan Pajak” sebagai upaya mempermudah masyarakat membayar pajak. Tabungan tersebut dikerjasamakan dengan Bank BJB.

Para relawan taat pajak tersebut sebelumnya telah berkoodinasi dengan pihak Samsat Rancaekek. Bahkan, relawan telah mendapatkan pembekalan yang cukup matang.

Salah seorang kader penggerak taat pajak Tatang Saripudin, 46, asal Kampung Warung Peuteuy, RT 02 RW 02 Desa Tenjolaya, Kecamatan Cicalengka, mengaku menjadi kader taat pajak karena keinginan sendiri.

“Saya awalnya pekerja sosial dan saat melihat realita di lapangan, kesadaran para wajib pajak masih minim, alasannya berbeda-beda,” ujar Tatang di Desa Tenjolaya, Kecamatan Cicalengka, kepada Jurnalbandung.com, Senin (11/4).

Tatang mengungkapkan, beberapa alasan yang sering diungkapkan para wajib pajak, di antaranya minimnya informasi, tidak punya uang saat jatuh tempo, dan tidak punya waktu atau sibuk saat jatuh tempo tiba.

“Kami sebagai kader akan berusaha semaksimal mungkin, agar masyarakat semakin mudah untuk membayar pajak dan mudah mendapatkan informasi. Dengan harapan masyarakat  tidak lalai untuk membayar pajak kendaraannya,” tuturnya.

Tatang melanjutkan, para kader pun telah melakukan sosialisasi dan koodinasi dengan muspika di masing-masing wilayah. Bahkan, para kader pun telah melakukan sosialisasi hingga tingkat RT dan RW.

“Kami juga semua kader kodinasi dengan pihak muspika, bahkan sosialiasi langsung kepada masyarakat dan sebagai cara sosialisasi, kami pasang spanduk di depan kantor desa,” sebutnya

Selain mempermudah untuk membayar pajak, kata Tatang, bagi masyarakat juga disediakan tabungan pajak. Hal itu sebagai upaya agar masyarakat bisa membayar pajak, sehingga tidak ada lagi alasan saat jatuh tempo bayar pajak tak ada uang.

Sementara itu, Muhammad Syamsul 25, Warga Desa Tenjolaya, Kecamatan Cicalengka, mengaku terbantu dengan adanya KTP.

“Saya sangat setuju karena jadi lebih mudah untuk membayar pajak, tidak usah pergi ke Samsat Rancakek karena di desa sudah bisa. Bahkan mudah untuk mendapatkan informasi dan adanya tabungan pajak itu sangat membantu sekali,” ujarnya.

Leave a Reply