Perihal Mobil Dinas Toyota Fortuner, DPRD Merasa Dikambinghitamkan

Oleh: Yuga Khalifatusalam

Foto net
Foto net

Jurnal Bandung – Ketua Fraksi PDIP DPRD Jawa Barat Waras Wasisto merasa sudah dikambinghitamkan oleh masyarakat terkait pengadaan mobil dinas mewah jenis Toyota Fortuner berstatusa pinjam pakai bagi para anggota DPRD Jabar.

Waras mengungkapkan, usulan tersebut sebenarnya datang dari Biro Pengelolaan Aset Provinsi Jabar.

“Seolah-olah dewan jadi kambing hitam, jangan kemudian dana desa dihilangkan kemudian diganti dengan isu mobil. Seolah-olah hiperbolanya dewan enggak tahu hatinya rakyat,” ungkap Waras kepada jurnalbandung.com di Bandung, Senin(11/4).

Dia mengungkapkan, sebenarnya, pengadaan mobil dinas tersebut bukan hanya untuk para anggota dewan saja, namun untuk eksekutif juga.

“Dan kalaupun kita jadi, itu statusnya pinjam pakai. Artinya jangan seolah-olah dewan yang mengusulkan karena di dalam pembahasan itu setiap OPD punya usulan anggaran, salah satunya usulan ini,” bebernya.

Dikatakan Waras, beberapa waktu lalu, seluruh anggota fraksi ditawari pinjam pakai kendaraan dinas baru tersebut oleh pimpinan dewan.

“Apakah mau pinjam pakai atau tidak. Kemarin semua bersepakat untuk pinjam pakai dengan alasan kondisi kendaraan dinas yang ada sekarang, yakni Toyota Rush tidak bisa menunjang kinerja anggota dewan yang (bekerja) sampai ke pelosok daerah,” terangnya.

Namun, lanjut Waras, hingga saat ini, pimpinan DPRD Jabar sendiri sebenarnya belum membuat dan mengirimkan surat resmi persetujuan pinjam pakai kendaraan dinas baru kepada Biro Pengelolaan Aset Daerah Provinsi Jabar.

Share This

Leave a Reply