Pengangguran Tinggi di Jabar, DPRD Minta Pemuda Tingkatkan Kemampuan

Oleh: Redaksi
Jurnalbandung.com – Seluruh anggota DPRD Jabar saat ini sedang melaksanakan agenda reses di dapilnya masing-masing, tidak terkecuali Siti Muntamah anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dai Fraksi PKS.
Siti yang duduk sebagai Anggota komisi V DPRD Jabar ini, menyoroti tingginya angka pengangguran di Jawa Barat. Siti menilai pemuda di Jawa Barat belum mampu bersaing dengan pemuda di provinsi lain. Oleh karena itu dia berjanji akan menambah pos anggaran khusus pemuda.
“Hal ini menjadi salah satu sebab yang memengaruhi angka pengangguran di Jawa Barat sampai dengan 20%. Kita akan tambah pos anggaran khusus untuk peningkatan skill para generasi milenial,” katanya kepada wartawan saat ditemui di Bandung, Kamis (5/12).

 

Muntamah mengatakan, berdasarkan hasil evaluasi dengan dinas ketenagakerjaan, para pemuda di Jawa Barat belum sesuai dengan standar kemampuan mental pada umumnya.
“Sehingga belum mampu mengimbangi kebutuhan yang diinginkan. Oleh karena itu, perlu program khusus untuk meningkatkan kondisi mental kepemudaan.
Sementara itu, Aldian, aktivis dari komunitas VOAKSI, sebuah komunitas non-profit yang bergerak di bidang pendidikan vokasi, mengatakan bahwa pengangguran terbesar di Indonesia disebabkan salah satunya oleh lulusan SMK ataupun D3 Vokasi.
“Kami yang lulusan SMK dibebani stigma bahwa lulusan SMK fokusnya bekerja bukan untuk berkuliah. Padahal kami memiliki kompetensi yang sama dengan siswa lulusan SMA. Kami ingin pemerintah merangkul kita semua agar menciptakan solusi karena kita juga memiliki peluang yang sama untuk mewujudkan Indonesia yang lebih baik lagi,” tuturnya.

Leave a Reply