Pemprov Jabar Dorong Gerakan Pembangunan dan Ekonomi Hijau

Oleh: Redaksi

foto net
foto net


Jurnal Bandung – Pemprov Jawa Barat mendorong semua pihak untuk memerhatikan lingkungan dalam setiap aktivitas pembangunan.

Menurut Gubernur Jabar Ahmad Heryawan, selama ini, aktivitas pembangunan kerap meninggalkan dampak buruk terhadap lingkungan. Bahkan, tidak sedikit pula aktivitas pembangunan menyebabkan rusaknya lingkungan.

Mengacu pada kondisi tersebut, Aher sapaan akrab Gubernur Jabar mendorong semua pihak untuk memulai gerakan pembangunan dan ekonomi dengan mengedepankan kelestarian lingkungan atau yang lebih dikenal dengan green building and economy.

Menurut Aher, apabila hal itu tidak segera dilakukan, keseimbangan alam akan terganggu yang berakibat pada daya serap lahan di kawasan hulu tidak efektif.

“Untuk daya serap di kawasan hulu tidak lagi efektif, seefektif ketika hutan kita dipelihara dengan baik. Kawasan DAS (daerah aliran sungai) harus mampu menyerap air ke dalam tanah 20%, dijamin tidak akan ada banjir,” ungkap Aher dalam keterangan tertulis yang diterima Jurnal Bandung, Rabu (18/2).

Hal tersebut, tambah Aher, harus didukung pula oleh pengelolaan yang baik terhadap situ-situ alam yang ada di sekitarnya serta pengendalian pembangunan di kawasan hilir atau kawasan rendah.

Aher melanjutkan, kini terjadi tiga krisis yang mengkhawatirkan yakni krisis air, krisis pangan, dan krisis energi. Dari ketiga krisis tersebut, Aher menilai krisis air dan pangan paling berbahaya karena terkait langsung dengan kehidupan manusia.

“Karena krisis energi tidak langsung terkait dengan hidup dan kehidupan manusia,” ucapnya.

Leave a Reply