Pembangunan BIJB Mulai Dikebut

Oleh : Yuga Khalifatusalam

Jurnal Bandung.com – Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan berharap pembangunan bandara internasional Jawa Barat bisa segera dipercepat pasca adanya suntikan dana sindikasi perbankan syariah daerah sebesar Rp 906 miliar ke PT BIJB.

“Alhamdulillah BIJB mendapat pembiayaan dari sindikasi perbankan daerah. Tentunya kita harapkan itu bisa mendorong percepatan pembangunan bandara bijb,” jelas Ahmad Heryawan usai penandatanganan akad pembiayaan pembangunan Bandara Internasiomal Jawa Barat antara Bijb dan sindikasi perbankan syariah di Gedung Sate, Selasa (13/6).

Pria yang akrab disapa Aher ini mengatakan, rencananya pembangunan bandara BIJB ini akan selesai di triwulan pertama 2018. Sehingga bandara  bisa dioperasikan pada pertengahan tahun 2018.

“Tentunya dengan adanya suntikan dana ini, pembangunan bandara BIJB bisa dipercepat, jadi semakin cepat semakin bagus,” katanya.

Sementara itu Direktur Utama PT BIJB Virda Dimas Eka Putra mengatakan, pihaknya akan berusaha mengoptimalkan angaran pembiayaan tersebut. Sehingga proses pembangunan pun bisa dipercepat.

“Mudah mudahan ini bisa mempercepat pembangunan bijb, tentunya para kontraktor pun akan mendorong itu,” jelas Virda.

Rencananya, pembangunan pembangunan konstruksi bisa diselesaikan pada Desember 2017 mendatang.

“Rencananya Desember 2017 konstruksi selesai. Sehingga pada¬† kwartal pertamana tahun 2018 yaitu Februari bisa dilakukan soft loncing, kemudian grand launching pada bulan Juni 2018,” katanya.

Diungkapkan Virda, total kebutuhan anggaran pembangunan bijb mencapai Rp 2,5 triliun. Hal itu termasuk dengan biaya operasional dan cadangan operasional.

Saat ini pembiayaan tersebut sudah ditangani sebagian oleh modal dan pembiayaan dari sindikasi perbankan syariah sebesar Rp 906 miliar.

“Rencananya pembiayaan dari sindikasi perbankan syariah tersebut akan dialokasikan untuk pembangunan konstruksi. Karena memang selama ini pembiayaan itu 95 persen untuk pembangunan konstruksi dan 5 persen untuk operasional. Tapi untuk anggaran yang Rp 906 ini semuanya akan dialokasikan untuk pembangunan konstruksi,” katanya.

Dalam hal itu ada beberapa pembangunan konstruksi yang akan dilakukan, yakni untuk akses jalan masuk, pembangunan jalan layang, sarana parkir dan lainya. Termasuk Pembangunan Terminal Utama, pembangunan bangunan penunjang Operasi.

“Mudah mudahan bulan Juli bisa segera diselesaikan,” katanya.

Share This

Leave a Reply