Pelayanan KIR Terhambat, Dishub Kota Bandung Minta Maaf

uji kir
Foto net

Oleh: Redaksi

Jurnal Bandung – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan dalam proses pengujian kendaraan (KIR) di gedung KIR, Gedebage.

Keterlambatan terjadi akibat kerusakan sejumlah alat KIR sejak satu minggu terakhir. Terhambatnya pelayanan uji KIR diprediksi akan terjadi hingga awal Oktober mendatang, mengingat perbaikan alat uji KIR membutuhkan waktu yang cukup lama.

“Kami mohon maaf kepada masyarakat yang menguji kendaraanya karena bagaimanapun akan berpengaruh,” ujar Kepala Seksi Pengujian Dishub Kota Bandung Asep Koswara kepada Jurnal Bandung, Senin (21/9).

Asep menjelaskan, pihaknya kini tengah memperbaiki peralatan uji KIR di jalur satu. Seluruh alat uji KIR di jalur tersebut memang mengalami kerusakan karena usianya yang sudah cukup tua, sekitar 15 tahun. Sementara di jalur 2, pihaknya tengah memperbaiki alat pengujian rem.

“Jadi yang bisa beroperasi optimal saat ini cuma jalur 3 saja. Karena di jalur 1 dan 2 sedang ada kerusakan. Padahal dalam 1 hari bisa 250 unit kendaraan yang diuji,” sebutnya.

‪Menurut Asep, dalam setiap jalur pengujian, terdapat tujuh alat plus tiga alat di prapengujian. Di antaranya alat uji emisi gas buang, alat pemeriksa bagian bawah kendaraan, alat uji lampu, alat uji rem, alat uji pelurusan roda depan, dan alat uji spedometer.‬ Sementara di prapengujian, alat yang tersedia, yakni alat uji klakson, kaca film, dan tekanan angin.

“Jadi kalau salah satu rusak, apalagi keseluruhan, kita enggak bisa melakukan pengujian. Karena bagaimanapun pengujian harus dilakukan secara akurat,” katanya.‬

Akibatnya, lanjur Asep, pelayanan uji KIR menjadi semakin lama. Biasanya, pengujian ratusan kendaraan selesai pukul 15.00 WIB hingga 16.00 WIB, namun kini menjadi lebih lama.

“Kemarin-kemarin bahkan baru selesai magrib,” tandasnya.‬

Share This

Leave a Reply