Pasca Bencana Banjir Bandang Garut, Dua Kades dan Camat Akan Diperiksa Polda Jabar

Oleh: Riefki Farandhika

Foto net
Foto net

Jurnal Bandung – Polda Jawa Barat bergerak cepat guna mengungkap adanya dugaan kejahatan lingkungan pasca banjir bandang yang melanda Kabupaten Garut, beberapa waktu lalu.

Kali ini, untuk menelusuri dugaan alih fungsi lahan tersebut, pihak Dit Reskrimsus Polda Jabar memeriksa camat dan kepala desa di Kabupaten Garut.

Kepala Bidang Humas Polda Jabar Kombes Pol Yusri Yunus menjelaskan, pemeriksaan dilakukan secara marathon kepada para saksi atau pihak-pihak yang dianggap mengetahui adanya alih fungsi lahan.

“Nanti Polda akan periksa satu camat dari Pasir Wangi dan dua kepala desa (kades) dari Padawaas dan Karyamekar. Surat pemanggilan pemeriksaan sebagai saksi sudah kita layangkan,” jelas Yusri kepada jurnalbandung.com di Mapolda Jabar, Selasa (18/10).

Pemeriksaan seorang camat dan dua kades itu, lanjut Yusri, terkait erat dengan kawasan wisata di Darajat, Kabupaten Garut yang diduga tak berizin.

“Untuk jadwalnya, tiga pejabat wilayah tersebut akan diperiksa pada hari Kamis 20 Oktober 2016 nanti, surat dilayangkan Senin. Tadinya mau hari ini, cuma mereka minta waktu sampai hari Kamis buat melengkapi berkas-berkasnya,” terangnya.

Yusri menyebut, pemeriksaan masih dilakukan oleh tim penyidik dari Unit IV Tipiter Dit Reskrimsus. Sejumlah saksi ahli pun akan dipanggil untuk mendukung pemeriksaan camat dan kades tersebut.

Share This

Leave a Reply