Pakar Gizi Sebut Susu Kental Manis Bisa Penuhi Gizi Masyarakat

 

Oleh : Yuga Khalifatusalam
Jurnalbandung.com – Menanggapi polemik tentang susu kental manis bukan dari susu asli, Guru Besar IPB Prof Dr Ir Ahmad Sulaeman menegaskan bahwa susu kental manis terbuat dari susu segar, kemudian ada kandungan lain seperti susu skim, susu skim powder, gula, lalu ada susu bubuk whey, buttermilk powder, serta palm oil.

“Susu kental manis adalah produk susu berbentuk cairan kental yang diperoleh dengan menghilangkan sebagian air dari campuran susu dan gula hingga mencapai tingkat kepekatan tertentu,” katanya.

Menurut dia, susu kental manis ini adalah sebuah produk dari pencampuran zat cair untuk dikembalikan ke bentuk yang dapat digunakan.

“Atau, merupakan hasil rekonstitusi susu bubuk dengan penambahan gula, dengan atau tanpa penambahan bahan lain. Gula yang ditambahkan digunakan untuk mencegah kerusakan produk. Produk susu kental manis lantas dipasteurisasi dan dikemas secara kedap (hermetis),” lanjut Ahmad.

Sementara itu, Pakar gizi sekaligus Ketua Pusat Kajian Gizi dan Kesehatan Universitas Indonesia (PKGK UI) Ir. Ahmad Syafiq MSc PhD menyampaikan susu kental manis ini bisa memenuhi gizi masyarakat.

“Susu kental manis tidak masalah dikonsumsi secara proporsional. Tapi kalau sudah berlebih, apapun juga tidak boleh,” kata Ahmad Syafiq.

Sebagai informasi Kandungan lemak dan gula dalam susu kental manis sudah diatur dalam Perka BPOM 21/2016 tentang Kategori Pangan dan Standar Nasional Indonesia Nomor 2971: 2011 tentang susu kental manis.

Tambahan gula atau added sugar dalam susu kental manis bila disajikan sesuai takaran atau aturan dari BPOM, terdapat 14 gram gula dalam satu gelas sajian.

Selain itu, hingga kini tidak ada data yang menyebutkan bahwa susu kental manis dapat menimbulkan diabetes atau pun obesitas.

Share This

Leave a Reply