Netty Heryawan Masih Santai Hadapi Pilgub Jabar

Oleh : Yuga Khalifatusalam

Jurnalbandung.com –  Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Provinsi Jawa Barat Netty Prasetiyani Heryawan dikabarkan akan ikut dalam perebutan kursi Jabar satu.

Namun sampai saat ini belum ada partai politik yang berkomunikasi secara intens. Hal tersebut diakui oleh Netty saat ditemui disela-sela kunjungan kerjanya di Kabupaten Ciamis.

Netty Prasetiyani ini meski baru akan terjun ke dunia politik tidak bisa dipandang sebelah mata. Pasalnya selain statusnya ketua P2TP2A, Netty juga menjabat sebagai ketua Dekranasda yang memiliki massa yang cukup banyak.

Netty sudah cukup dikenal, pasalnya dia sudah terjun ke dunia aktivis sejak tahun 90an.

Dalam dunia organisasi Netty memimpin sedikit tujuh organisasi, diantaranya Ketua Tim Penggerak PKK Jawa Barat, Ketua Dekranasda Jawa Barat, Pelindung Penasihat Organisasi,Ketua Perkumpulan Penyantun Mata Tuna Netra Indonesia, Jawa Barat, Ketua II PP Wanita PUI, Pembina Gerakan Pemasyarakatan Minat Baca, Pembina Gerakan Sadar Media, Pembina Aliansi untuk Jawa Barat.

Beberapa penghargaan pun sudah pernah disabetnya, beberapa diantaranya adalah Local Hero dari Kedutaan Besar Amerika Serikat, di Jakarta, Penghargaan Nugra Jasa Darma Pustaloka dari Perpustakaan Nasional Republik Indonesia tahun 2011, Penghargaan dari Himpunan Wanita Penyandang Cacat Indonesia tahun 2010.

Wanita yang juga statusnya istri Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan ini mengatakan saat ini dengan beberapa partai belum ada obrolan terkait Pilgub Jabar 2018.

“Sampai saat ini belum ada partai yang mendekati, kita masih ngobrol ngobrol santai, ngobrol ngobrol program, kita belum ada yang mengarah kesana,” katanya.

Lebih lanjut sampai saat ini juga pihaknya menanggapi santai isu yang beredar diluar terkait Pilgub Jabar 2018. Pasalnya beberapa nama sempat disandngkan dengan Netty dalam pertarungan Pilgub.

“Kita nyantai aja, itu ekspetasi orang,  mungkin karena mereka melihat saya selama ini kemudian mendengar, katanya bu Netty begini – begini, kemudian menduga duga dengan ini atau dengan itu, padahal belum ada,” terangnya.

Leave a Reply