Meski Belum Rampung, Tol Soroja Dipastikan Bisa Dilalui Kontingen Atlet PON Jabar

Oleh: Yuga Khalifatusalam

Foto net
Foto net

Jurnal Bandung – Meski pembangunan Tol Soreang-Pasir Koja (Soroja) dipastikan tidak akan selesai pada September 2016 nanti, namun Tol Seroja tetap akan dibuka untuk kepentingan gelaran Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX/2016 Jawa Barat.

Direktur Utama PT Citra Marga Lintas Jabar Bagus Medi Suarso sebagai penanggung jawab proyek Tol Soroja menjelaskan, khusus untuk gelaran PON Jabar, Tol Soroja sudah bisa digunakan. Namun, diakuinya, saat PON Jabar digelar, tol tersebut belum 100% rampung.

“Kami akan membuat konsep, sehingga Tol Soroja sudah bisa dilalui oleh para atlet PON. Kita akan siapkan pengerasan jalan, selain itu kita akan bekerjasama dengan kepolisihan dan Dinas Perhubungan,” kata Medi kepada jurnalbandung.com di Gedung Sate, Kota Bandung, Selasa (24/5).

Menurut dia, Agustus nanti, pengerjaan tol sudah sampai sekitar 76-79%. Intinya, lanjut Bagus, kalau untuk jalannya sendiri sudah selesai, namun untuk gerbang tol dan lainnya belum.

Bagus menyatakan, sejauh ini, pihaknya tidak menemui kendala yang berarti. Persoalan yang tersisa saat ini hanyalah pembebasan beberapa bidang lahan saja.

“Paling tinggal masjid, tapi itu tinggal koordinasi saja dengan warga setempat. Namun untuk pembebasan lahan ada timnya. Kami sebagai investor biasa menerima serah terima lahan, tapi kami juga membantu dan mendorong,” terangnya.

Dia menegaskan, meski dibuka sementara, namun Tol Soroja belum bisa dilalui masyarakat umum karena perlu standar kelayakan operasi.

“Jadi kalau untuk masyarakat umum harus sudah dilengkapi dengan segala fasilitas. Selain itu, mengenai rambu-rambu dan manajeman trafiknya. Mereka kan sudah bayar tol harus take and give donk,” katanya.

Dia juga mengakui, pembangunan Tol Soroja ini sudah meleset dari target. Namun, dia berharap, akhir 2016 nanti, Tol Soroja sudah rampung seluruhnya.

“Iya ini memang banyak kendala, dari mulai aspek teknis, cuaca, kondisi. Kan untuk pembangunan jalan tol harus sesuai rencana, harus lebih bagus dengan jalan arteri. Sehingga nanti jalan tol ini setelah selesai tidak perlu pemeliharaan kembali dalam jangka waktu tertentu,” jelasnya.

Leave a Reply