Merasa Didzolimi, Yance Minta Disdik Jabar Klarifikasi Kebenaran

Oleh: Yuga Khalifatusalam

Foto net
Foto net

Jurnal Bandung – Wakil Ketua DPRD Jawa Barat yang juga Ketua DPD Partai Golkar Jabar Irianto MS Syafiuddin didampingi kuasa hukumnya mengeruduk Dinas Pendidikan (Disdik) Jabar, Rabu (13/1).

Pria yang akrab disapa Yance ini sengaja datang ke Disdik Jabar karena merasa telah didzolimi oknum Disdik Jabar.

Dia menjelaskan, pihaknya merasa didzolimi oleh oknum Disdik Jabar karena seolah-olah membenarkan dugaan ijazah yang dimiliki Bupati Kabupaten Indramayu terpilih Anna Sophanah tidak sah.

Seperti diketahui, Anna Sophanah sendiri merupakan isteri Yance dan menang di Pilkada Indramayu 2015 lalu.

Yance melanjutkan, pihak Disdik Jabar sebelumnya menyatakan tidak pernah melegalisasi ijazah milik Anna Sophanah.

Padahal, Anna Sophanah pernah melegalisasi ijazahnya ‎tersebut pada 2009 silam dan pernah digunakan pada 2010.

“Kedatangan ke sini untuk mengkalirifikasi pihak Disdik Jabar yang mengeluarkan statement tidak pernah melegalisir ijazah ibu Anna, ini maksudnya apa? Kami punya banyak ijazah yang sudah dilegalisir pada tahun 2009 oleh Disdik Jabar, kami juga pegang aslinya. Ijazah yang sudah dilegalisir kan tidak ada kadaluarsanya,” papar Yance kepada Jurnal Bandung.com di kantor Disdik Jabar, Kota Bandung, Rabu (13/1).

Yance menyatakan, dirinya tidak terima statement yang sempat dikeluarkan Dikmenti Kasi Pembinaan SMA Disdik Jabar Dadang Ruhiyat.

Dalam statementnya, kata Yance, Disdik Jabar menyatakan tidak pernah melegalisasi ijazah SMA (uper/ ujian persamaan) Anna Sophanah.

Berdasarkan pantauan Jurnal Bandung.com, Yance tidak ditemui secara langsung oleh Kadisdik Jabar Asep Hilman. Bahkan, Kadisdik Jabar malah memilih menghindarinya.

Kedatangan Yance ke Disdik Jabar hanya diterima Kasubag Umum Kepegawaian Yandi Darojat. Meskipun begitu, Yance mengatakan, pihaknya akan terus berupaya menemui Kadisdik Jabar untuk mengkalirifikasi isu miring yang merugikan pihaknya.

Bahkan, Yance pun sempat mengancam akan bertahan terus di kantor Disdik Jabar sampai ditemui oleh Kadisdik Jabar.

“Besok pagi saya akan ke sini lagi, kalau perlu saya akan tunggu sampai malam, sampai Kadisdik Jabar mau menemui. Kalau masih tidak mau menemui, nanti saya akan minta Ketua DPRD Jabar Ineu Purwadewi agar memanggil Kadisdik,” tegasnya.

Belakangan, ramai diberitakan bahwa tim pemenangan pasangan calon bupati dan wakil bupati Indramayu nomor urut 2 Toto Sucartono-Rasta Wiguna (TORA) mempermasalahkan ijazah Bupati Kabupaten Indramayu terpilih Anna Sophanah yang diduga palsu.

Padahal, pihak Disdik sendiri tidak mengeluarkan statement ijazah palsu. Tim Tora mengaku sudah menelusuri ke Disdik Jabar dan menyatakan sudah mendapatkan informasi dari Kepala Bidang Dikmenti Kasi Pembinaan SMA Disdik Jabar Dadang Ruhiyat. Kabar yang diperoleh, menurut Dadang, pada 2015, Disdik Jabar tidak pernah memverifikasi ijazah atas nama Anna Shopanah.

Share This

Leave a Reply