Membandel, PSK di Kota Bandung Tetap Beroperasi Selama Ramadhan

Oleh: JB-02

Foto net
Foto net

Jurnal Bandung – Momentum Ramadhan sepertinya tidak berdampak bagi para pekerja seks komersial (PSK) di Kota Bandung.

Buktinya, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol) PP Kota Bandung berhasil menggelandang tujuh PSK yang tengah beroperasi di kawasan Jalan Rajawali, Stasiun Barat, dan Stasiun Timur.

Kasatpol PP Kota Bandung Eddy Marwoto menuturkan, mereka dijaring dalam razia yang digelar Satpol PP Kota Bandung, Minggu (28/6) dini hari.

‪Mereka yang terjaring razia, lanjut Eddy, diserahkan ke Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bandung untuk kemudian dikirim ke panti rehabilitasi di Cirebon atau Sukabumi.

“Saya ingin PSK ini tidak kembali lagi ke jalan. Saya instruksikan untuk mengirimkan mereka ke panti rehabilitasi. Kita bantu kendaraan untuk pengiriman ke Palimanan atau Sukabumi,” ujar Eddy kepada Jurnal Bandung, Minggu (28/6).

‪Untuk mencegah kembali beroperasinya PSK di Kota Bandung, pihaknya akan terus mengintensifkan razia selama bulan Ramadhan ini. Bahkan, kata Eddy, pengawasan akan dilakukan 24 jam penuh.

‪”Kita perintahkan anggota selama 24 jam, shif pagi, siang, dan malam. Kalau ada yang nakal kita sikat agar tidak ada penyakit masyarakat selama Ramadhan,” tegasnya.

Selain menggelandang PSK, pihaknya pun memberikan peringatan keras kepada pengelola sebuah kafe di kawasan Dago yang membandel menjual minuman beralkohol.

‪Meskipun hanya diberikan teguran keras, namun jika di kemudian hari tetap membandel, Eddy menegaskan, pihaknya tidak akan segan-segan untuk menyegel kafe tersebut.

“Untuk sementara ini kita beri teguran. Kita buat pernyataan dan kita beri peringatan keras. Kalau masih membandel, kita akan langsung segel,” tegasnya.

Share This

Leave a Reply