Majukan Jabar Selatan, Pemprov Beli Lahan 2.100 Hektare

Oleh: Yuga Khalifatusalam

Foto net
Foto net

Jurnal Bandung – Pemprov Jawa Barat membeli lahan seluas 2.100 hektare di kawasan Cikadu, Kabupaten Cianjur untuk memajukan sektor perekonomian di wilayah Jabar Selatan.

Plt Sekertaris Daerah (Sekda) Jabar Iwa karniwa mengatakan, lahan tersebut nantinya akan menjadi lokasi pengembangan agrobisnis bagi masyarakat setempat.

Lahan yang sudah dibeli nantinya akan dikelola langsung oleh BPPT Cikadu bersama Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (BPMD). Kedua lembaga ini akan membina masyarakat setempat, sehingga masyarakat yang mau bercocok tanam pun lebih terlatih.

“Luasannya 2.100 hektare, itu cocok untuk agrobisnis. Selama ini keahlian petani dalam bercocok tanam diperoleh secara otodidak,” kata Iwa kepada Jurnal Bandung dalam kunjungan kerjanya di Jabar Selatan, Kamis (1/10).

Menurut Iwa, kawasan Cikadu memiliki beberapa komoditas unggulan yang hasilnya biasa dikirim ke pasar-pasar di Bandung.  ‎

“Di Cikadu itu bagus untuk menanam jagung, jahe, dan pisang. Hasilnya biasa dipasok ke pasar di Bandung,” ungkap Iwa.

Lebih lanjut Iwa mengatakan, Pemprov Jabar pun akan memperbaiki jalan sepanjang 32 kilometer (km) dari Simpang Muara Cikadu hingga Cisaranten, Garut sebagai akses petani dalam mendistribusikan hasil pertaniannya.

“Untuk tahap pertama dilakukan betonisasi dengan biaya Rp27 miliar,” sebutnya.

Iwa menilai, jika akses jalan sudah diperbaiki, maka transportasi barang dan orang di kawasan tersebut akan lebih cepat.

“Petani butuh pemasukan harian, mingguan. Kita lebih pada niat meningkatkan produktifitas mereka,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Bina Marga Jabar M Guntoro mengatakan, pihaknya akan segera menggenjot perbaikan jalan di wilayah Cikadu, Kabupaten Cianjur.

“Tahun depan diupayakan selesai. Perbaikannya dimulai dari Simpang ke arah Ranca Bali sepanjang 14 km, itu ke arah perkebunan. Belok kiri ke Kabupaten Cianjur, kemudian dari Cikadu ke Sindang Barang sekitar 20 km, jadi totalnya 34 km,” paparnya.

Supaya jalan di Cikadu tidak mudah rusak, kata Guntoro, perbaikan jalan dilakukan dengan betonisasi dengan lebar 4,5 meter. Badan jalan lebarnya 3 meter dan bahu jalan 1,5 meter.

“Dana perbaikan tersebut sudah dimasukan ke APBD 2016 dengan nilai sekitar Rp22,5 miliar, jalan itu akan dibeton. Saat ini kan hanya bisa dilalui satu mobil, tapi kalau nanti bisa berpapasan dengan kendaraan lain,” katanya.

Lebih lanjut Guntoro memaparkan, jalan Cikadu-Sindang Barang tersebut sebenarnya dikelola Pemkab Cianjur, namun akan diambil alih Pemprov Jabar untuk kemudian diperbaiki.

Guntoro yakin, perbaikan jalan akan membuat perekonomian di wilayah Cikadu lebih bergairah. Apalagi, para petani di Cikadu memiliki potensi ekonomi.

“Dengan bagusnya jalan di sana, maka pergerakan barang dan orang pun akan semakin cepat. Apalagi petani di sana banyak memiliki komoditas unggulan, sehingga pergerakan barang ke Kota Bandung, Ciwideuy pun akan menjadi semakin cepat. Bahkan, nantinya, perjalanan ke Bandung bisa 2 hingga 3 jam saja,” pungkasnya.

Leave a Reply