Lakukan Ekspedisi 28 Puncak Gunung, Eiger Merilis Produk Series

Oleh : Redaksi

Jurnalbandung.com – Produsen perlengkapan outdoor Eiger melakukan ekspedisi dengan menaiki puncak gunung. Tidak tanggung-tanggung, sebanyak 28 gunung ini dijamah oleh tim Eiger Adventure Service Team (EAST),

Matketing Communications, PT Eigerindo Arif Husein mengatakan perjalanan menjelajahi puncak gunung ini sebagai salah satu makna dari hari Sumpah Pemuda yang jadi pada tanggal 28 Oktober kemarin.

Menurut dia, pihaknya juga berencana akan melakukan ekspedisi beberapa gunung di Asia Tenggara seperti Thailand, Philipina, Kinabalu dan Vietnam.
Ekspedisi ini lanjut dia, menjadi salah satu momentum spesial karena pembacaan teks Sumpah Pemuda berhasil dikumandangkan di 28 titik tertinggi di nusantara secara serentak tepat pada pukul 10.00 berdasarkan waktu setempat.

“Pemilihan 28 gunung ini sendiri juga memiliki alasan khusus dalam mewakili keanekaragaman hayati medan tropis Indonesia, mulai dari bagian barat, tengah, hingga timur yang memiliki karakteristik tropis berbeda-beda,”katanya kepada wartawan beberapa waktu lalu.

Arif menyebutkan ke-28 gunung yang dipilih yakni Gunung Kemiri, Gunung Sibuatan, Gunung Kerinci, Gunung Masurai, Gunung Dempo, Gunung Patah, Gunung Pesagi, Gunung Pulosari, Gunung Ciremai, Gunung Slamet, Gunung Semeru, dan Gunung Merapi. Gunung Palung, Gunung Halau-halau, Gunung Beriun, Gunung Klabat, Gunung Tambusisi, Gunung Rore Katimbu, Gunung Gandang Dewata, Gunung Mekongga, Gunung Latimojong, Gunung Rinjani, Gunung Tambora, Gunung Koya-koya, Gunung Kelimutu, Gunung Binaiya, dan Gunung Cartensz.

“Sebagian besar gunung yang menjadi lokasi pendakian belum populer di kalangan para pencinta alam.┬áKita ingin mempopulerkan gunung-gunung itu,”ujarnya

Terinspirasi dari penjelajahan dalam menapaki 28 puncak tertinggi dari barat hingga timur Indonesia ini, Eiger Adventure merilis product series yang mencakup tiga zona wilayah hutan hujan tropis Indonesia, yaitu hutan hujan atas, hutan hujan tengah, dan hutan hujan bawah.

Arif menjelaskan karakteristik ke tiga medan itu berbeda sehingga material produk yang digunakan berbeda. Berdasarkan riset itu maka dibuatlah produk yang sesuai dengan kondisi cuaca ketika mendaki gunung. Misalnya, di pegunungan kalimantan, harus membuat raincoat yang cepat kering karena sering turun hujan.

“Makanya kita ciptakan jaket yang tipis sekali sehingga ketika kena hujan cukup 15 menit sudah kering kembali,”ungkapnya

Selain itu, ekspedisi ini juga telah dirangkum dalam bentuk dokumentasi foto dan video, buku serial Ekspedisi 28 Gunung, serta roadshow Ekspedisi 28 Gunung di beberapa kota perwakilan kawasan.

“Tidak hanya menjadi upaya dalam memperkenalkan keindahan dan kekayaan alam bangsa, ekspedisi ini juga memiliki pesan yang kuat untuk menumbuhkan kecintaan pada tanah air, memperluas pemahaman bahwa Indonesia sebagai negara kepulauan, sekaligus mempererat hubungan antar pemuda di seluruh wilayah Indonesia,”jelasnya

Leave a Reply