Kritis, Muka Air Tanah di Kota Bandung Turun Hingga 75 Meter

Oleh: Redaksi

Foto net
Foto net

Jurnal Bandung – Eksploitasi besar-besaran dituding sebagai penyebab utama semakin menipisnya ketersediaan air tanah di Kota Bandung.

Guru Besar Institut Teknologi Bandung (ITB) Lambok Hutasoit mengatakan, kondisi air tanah di Kota Bandung sangat mengkhawatirkan. Bahkan, di sejumlah wilayah di Kota Bandung sudah mengalami penurunan muka air tanah hingga 75 meter.

“Kondisinya sekarang tambah kritis. Gambaran itu terlihat dari menurunnya muka air tanah, bahkan hingga 75 meter. Di sekitar stasiun, dulu airnya muncrat sampai 28 meter, tapi sekarang sudah tidak ada lagi karena muka airnya juga sudah turun,” ungkap Lambok.

Menurut Lambok, pengambilan air tanah yang dilakukan secara terus menerus menjadi penyebab utama menipisnya ketersediaan air tanah di Kota Bandung. Hotel dan apartemen dia tuding sebagai pihak yang paling banyak melakukan eksploitasi air tanah di Kota Bandung.

“Penyebabnya ya itulah karena pembangunan komersial, seperti banyaknya hotel-hotel baru. Darimana coba airnya, air PDAM gak akan mampu. Paling bagus itu air tanah, makanya dia hajar terus air tanah diambilin tanpa ada usaha untuk mengembalikan,” terang Lambok.

Oleh karena itu, Lambok berharap, pemerintah dalam hal ini PDAM mengambil alih pengelolaan air tanah di Kota Bandung, termasuk pendistribusiannya kepada pihak industri.

“Jangan dibiarkan tuh hotel-hotel di Bandung ngambil air tanah. Lebih baik air tanah dikelola PDAM sebagai sumber air baku, tapi dia wajib mensuplai air itu ke hotel-hotel. Jadi kalau PDAM yang mengelolanya itu terkontrol. Kalau sekarang kan gak bisa dikontrol, semua orang bebas-bebas aja ambil,” tuturnya.

Selain itu, dia pun berharap adanya upaya konservasi air tanah, misalnya dengan membuat sumur resapan.

“Bayangkan kalau semua rumah memiliki sumur resapan, akan luar biasa dampaknya. Satu sisi air tanah nambah dan banjir pun tidak terjadi. Diperlukan juga pola perilaku masyarakat yang harus hemat air, jangan dibuang-buang,” tandasnya.

Leave a Reply