Kota Bandung Mulai Terapkan Layanan Kesehatan Online

Kota Bandung Mulai Terapkan Layanan Kesehatan Online  Oleh : JB-02

Kota Bandung Mulai Terapkan Layanan Kesehatan Online
Foto net

Jurnal Bandung – Pemkot Bandung mulai menerapkan teknologi dalam pelayanan kesehatan bagi warganya. Pola layanan administrasi kini mulai bergeser ke sistem online.

Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mengatakan, warga Bandung yang akan berobat ke rumah sakit (RS) atau Pukesmas tak perlu lagi antre untuk mendapatkan pelayanan kesehatan.

Warga cukup menggunakan handphone dan mengirimkan pesan singkat (SMS) untuk mendaftar secara online.

“Antre untuk ke klinik, Puskesmas, atau rumah sakit hanya dengan daftar menggunakan sms. Ada pilihan lokasi kliniknya, nanti oleh operator yang akan menjawab. Warga cukup membawa bukti reply sms itu. Jadi waktunya efektif, ribuan orang tidak buang buang waktu untuk menunggu antrean,” ujar Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil dalam Raker Kesda Dinas Kesehatan Kota Bandung, di
Hotel Golden Flower, Jalan Sudirman, Selasa (19/5).

Menurut Emil, pola layanan online seperti ini sudah diterapkan di RSUD Ujung Berung. Cara ini, kata dia, dinilai jauh lebih efisien ketimbang harus mengantre lama sesuai nomor antrean.

“Yang banyak problem administrasi  kebanyakan di pelayanan. Banyak juga yang masih lapor ke saya seperti di RSHS. Kalo bisa pake aja aplikasi yang ada di Ujung Berung, udah bagus kaya di RSUD Ujung Berung. Ruang tunggu juga tidak penuh,” ungkapnya.

Selain layanan sms, inovasi lainnya adalah layanan Puskesmas 24 jam dimana warga bisa mendapatkan pelayanan kesehatan 24 jam penuh layaknya di rumah sakit.

“Ini mengacu pada curhatan warga miskin yang tidak mau repot ke rumah sakit,” imbuhnya.

Emil pun mengaku ingin mengoptimalkan keberadaan Puskesmas. Ke depan, Puskesmas harus bisa menangani berbagai macam penyakit, termasuk penyakit kronis sekalipun.

“Makanya, di Puskesmas kita itu juara. Sebab, selain 24 jam, penanganan penyakit kronis juga gak harus ke rumah sakit. Pada dasarnya, Puskesmas itu jadi rumah sakit kecil, bukan ngecek-ngecek, periksa-periksa yang simple-simple. Jadi untuk  penyakit berat tertentu cukup ke Puskesmas,” sebutnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung Ahyani Raksanagara menambahkan, pihaknya terus berupaya meningkatkan pelayanan kesehatan bagi warga Kota Bandung.

Salah satunya, dengan rencana pembangunan dua RS baru yakni RSUD Ujung Berung dan Rumak Sakit Ibu dan Anak (RSIA)

“Kita udah beli tanahnya di Ujung Berung, pembangunannya ditargetkan dimulai tahun depan. Kemungkinan, akan dibiayai dana bantuan gubernur karena provinsi kan sudah menaikan anggaran kesehatannya. Kata pak gubernur, salah satunya harus mendirikan rumah sakit daerah di kota,” ungkapnya.

Share This

Leave a Reply