Kontribusi Paripurna Aher untuk Jawa Barat (2): Program Komprehensif pembangunan manusia

Oleh :  H Andri Rusma, S. Pd.I
(Ketua Bidang Politik Gema Keadilan Jawa Barat)

Jurnalbandung.com – Ahmad heryawan (Aher) merupakan fenomena kepala daerah yang unik, menjabat posisi gubernur untuk daerah dengan jumlah penduduk terbesar seluruh indonesia selama dua periode. Hal yang membuat unik tidak saja tentang jabatan gubernur dua periode, akan tetapi jabatan tersebut digunakan untuk membuat jawa barat menjadi provinsi terbaik dalam melakukan pembangunan, baik infrasturktur, terlebih pembangunan manusia.

Hal tersebut terbukti dengan hasil peningkatan indeks pembangunan manusia jawa barat yang mencapai 70,69 persen. Untuk  mendapatkan hasil IPM, beberapa hal menjadi tolak ukur diantaranya adalah: dimensi umur panjang dan hidup sehat, dimensi standar hidup layak, dan dimensi pengetahuan.

Yang menjadikan kenaikan angka IPM jawa barat menurut BPS Jabar adalah kenaikan setiap komponen tolak ukur IPM, tahun 2017 angka harapan hidup saat lahir jawa barat tumbuh 0,04 persen menjadi 72,47 persen. Hal ini karena program pemerintah provinsi untuk menekan ratio kematian ibu  dan bayi melaui dinas kesehatan serta organisasi pemberdayaan masyarakat seperti posyandu. Pada tahun 2012 aher memberikan bantuan hibah pembangunan 500 gedung posyandu. Pada tahun 2017 pemerintah provinsi jawa barat memberikan bantuan 1,75 juta rupiah perposyandu di seluruh jawa barat.

Komponen lainnya yang meningkatkan IPM jabar adalah harapan lama sekolah yang tumbuh 0,08 persen menjadi 8,14 dan rata-rata lama sekolah tumbuh 2,39 persen menjadi 12,42. Program untuk meningkatakan kualitas pendidikan yang merupakan insisatif aher diantaranya adalah RKB dengan jumlah total saat ini 16.000 ruang kelas dengan anggaran milyaran rupiah. Untuk memudahkan akses pendidikan dikeluarkan pergub nomor 51 tahun 2015 yang memungkinkan masyarakat membuat sekolah menengah atas agar pendidikan dapat dijangkau oleh masyarakat.

Tidak hanya sekadar tingkat pendidikan atas yang merupakan tanggung jawab pengelolaannya pada pemerintah provinsi, aher sebagai gubernur pun memberikan perhatian kepada pendidikan tinggi dengan mengucurkan dana untuk tahun 2018 sebesar 13 milyar rupiah untuk beasiswa bagi warga jabar yang disalurkan melalui perguruan tinggi negeri dan swasta di jawa barat.

Komponen terakhir pendongkrang IPM jabar adalah pengeluaran per kapita yang tumbuh 2,49 persen pada tahu 2017. pengeluaran per kapita adalah biaya yang dikeluarkan untuk konsumsi rumah tangga, artinya tingkat kesejahteraan masyarakat jawa barat naik, untuk hal ini aher mnajdikan seluruh sumber daya yang dimiliki pemerintah untuk menciptakan lapangan pekerjaan melalui wirausaha baru, pendampingan keluarga miskin dan motovasi ketahanan keluarga yang merupakan bagian penting implentasi SDGs.

Dengan seluruh kerja keras dan hasil prestasi dengan 278 penghargaan, pantas jika manusia sebagai sektor utama program pembangunan dikelola dengan komprehensif oleh Aher, yang menjadikan slogan dengan ilmu hidup menjadi terarah, dengan seni hidup menjadi indah, dengan iman hidup menjadi terarah. Pembangunan dari segala sektor telah dilakukan ahmad heryawan, sabisa bisa kudu bisa InsyaAllah pasti bisa, paripurna tugas. Husnul khotimah.

Leave a Reply