Kicimpring Cidadap Menjadi Produk Kuliner Unggulan

Oleh: Dadan Burhan AA

Jurnalbandung.com – Kicimpring Cidadap yang terbuat dari bahan baku singkong kini menjadi produk unggulan di Kota Bandung. Singkong tersebut ditanam di wilayah Kelurahan Ciumbuleuit, Kecamatan Cidadap.

 

 

Camat Cidadap, Hilda Hendrawan mengaku bangga dengan hadirnya Kicimpring Cidadap merupakan hasil kolaborasi warga sesuai petunjuk Wali Kota Bandung, Oded M. Danial.

 

 

“Dengan produk ini, saya bangga Kicimpring Cidadap dengan inovasi yang dilakukan Pak Tata, serta varian rasa yang berbeda tidak hanya yang original saja,” kata Hilda saat Bandung Menjawab di Taman Sejarah, Kamis (20/2/2020).

 

 

Menurutnya, Kicimpiring Cidadap varian rasa original, buah naga, coklat, barbeque, dan jagung manis pedas serta bisa didapatkan di banyak toko oleh-oleh, tempat wisata, rest area Cipularang, dan beberapa Hotel.

 

 

Pengusaha Kicimpring Cidadap, Tata Santa mengaku butuh proses panjang yang akhirnya Kicimpring Cidadap sebagai produk unggulan.

 

 

“Konsep produknya dari 2017, 2018 mulai mencari bahan yang pas, pada 2019 mulai dari rasa original dan mengembangkan varian rasa lainnya. Hingga akhirnya ada lima rasa seperti sekarang,” katanya.

 

 

Setelah produk siap dipasarkan, Tata pun akhirnya memilih warga RW 03 Kelurahan Ciumbuleuit untuk bekerja membuat Kicimpring Cidadap.

 

 

“Pembuatan produk ini melibatkan 12 orang ibu-ibu sampai saat ini. Kita juga buat izinnya, legalitas dari Dinas Kesehatan dan Sertifikat Halal MUI yang dibantu juga Pemkot Bandung. Lalu mencari nama yang belum terdaftar, ternyata Cidadap yang belum,” ujarnya.

 

 

Tata mengungkapkan, rata-rata untuk produksi Kicimpring 250-350 bungkus sebulan. Kendalanya, cuaca, karena untuk mengeringkan singkong membutuhkan sinar matahari.

 

 

“Permintaan terus ada, kita juga ada stok yang siap goreng. Tetapi kalau cuaca sering hujan, yang harusnya sehari dua hari kering bisa tiga sampai empat hari. Itu juga khawatir muncul jamur, jadi lebih baik berhenti dulu,” katanya.

Leave a Reply