Kereta Super Cepat Akan Dibangun di Atas Jalur Tol Cipularang

Oleh: Ridwan Farid

Foto net
Foto net

Jurnal Bandung – Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mendukung penuh rencana pemerintah pusat yang akan membangun kereta super cepat rute Jakarta-Bandung. Bahkan, dia pun mengaku siap mengawal rencana pembangunan moda transportasi massal tersebut. Menurut Emil, sapaan akrabnya, ide pembangunan kereta super cepat datang dari Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno dan direncanakan mulai dibangun 2016 mendatang.

“Ibu Menteri minta tiga tahun pembangunannya jadi 2018 sudah beres. Pembangunannya akan dimulai tahun depan. Nanti jalurnya berada di atas tol Cipularang. Jadi nanti di tol Cipularang ada mobil ada kereta,” ungkap Emil kepada Jurnal Bandung seusai menghadiri acara pameran foto alat utama sistem persenjataan (alutsista) TNI AU di Trans Studio Mall, Jalan Gatot Subroto, Kota Bandung, Minggu (22/3t).

Dengan hadirnya kereta super cepat tersebut, lanjut Emil, waktu tempuh antara Jakarta-Bandung dan sebaliknya hanya sekitar 30 menit. Jauh lebih cepat jika dibandingkan menggunakan mobil.

“Saat ini, jarak Jakarta-Bandung sekitar 150 kilometer ditempuh dalam waktu dua jam jika lewat jalan tol. Itu pun jika jalan tol tidak macet. Kalau macet, ya tiga jam, bahkan bisa lebih,” katanya.‬


Emil menjelaskan, kereta super cepat dibangun karena pemerintah pusat menilai pertumbuhan ekonomi antarkedua kota tidak dapat lebih berkembang. Sebab, kini tidak mungkin mengembangkan insfrastruktur apa pun, kecuali mempercepat jarak tempuh Jakarta-Bandung.‬

“Saya mendukung dari belakang karena ending stasiunnya ada di Bandung, di Gedebage. Tahun ini persiapan DED (detail engineering design) dan studi kelayakan,” sebutnya.

‪Rencana pembangunan kereta super cepat ini awalnya diungkapkan Emil dalam akun Twitternya @ridwankamil. Emil menulis: “Hiji mangsa, bandung-Jakarta mung 30 menit. neda pidu’ana,” tulis Emil dalam akun Twitternya sembari memposting foto kereta super cepat.‬

Leave a Reply