Kembali Ditanya Tarif Taksi Online, Aher Tetap Bungkam

Oleh: Redaksi

Jurnalbandung.com – Hingga Senin (3/4), Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan masih tutup mulut soal besaran tarif taksi online. Padahal, Revisi Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 32/2016 mengamanatkan tarif batas bawah dan atas taksi online mulai berlaku 1 April lalu.

Bahkan, saat terus didesak pun, Gubernur yang akrab disapa Aher itu keukeuh enggan menyebutkan besaran tarif yang sudah dihitungnya bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Jabar itu. Namun, dia memastikan, pihaknya sudah menetapkan tarif batas bawah dan atas untuk taksi online.

Hal serupa pun berlaku pula bagi kuota angkutan berbasis digital itu. Aher mengaku, pihaknya tidak akan terpengaruh oleh daerah lain yang sudah memberlakukan tarif batas bawah dan atas taksi online.

Dia berasalan, Pemprov Jabar masih menunggu arahan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) sebelum memberlakukan tarif tersebut.

“Pokoknya kita sudah siap, tinggal tanda tangan. Tapi kita ingin taat azas karena Kemenhub akan membuat surat edaran terlebih dahulu agar semua pihak memiliki pemahaman yang sama,” jelas Aher di Gedung sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Senin (3/4).

Share This

Leave a Reply