KAMMI Usulkan Gerakan Mahasiswa Mengajar dan Inovasi Pembelajaran

Oleh: Redaksi

Jurnalbandung.com – Pengurus Daerah Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (PD KAMMI) Bandung melalui Bidang Sosial Masyarakat melakukan Silaturahmi ke Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bandung, Senin (31/08/2020).

 

Mahasiswa dari KAMMI tersebut disambut langsung oleh Sekretaris Disdik Kota Bandung, Drs. Cucu Saputra,M.MPd.

 

Dalam Silaturahmi kali ini, Ketua Umum KAMMI Bandung Agum Restu Alam, didampingi oleh Kepala Departemen Sosial Masyarakat Arifin, Humas KAMMI Bandung Ivan dan Perwakilan dari KAMMI UPI Wildan menyampaikan bahwa kedatangan KAMMI Bandung tersebut untuk bersilaturahmi, berdiskusi berkenaan mengenai pendidikan di Kota Bandung.

 

Dalam kegiatan Silaturahmi tersebut, KAMMI Bandung juga menyampaikan mengenai Gerakan Mahasiswa Mengajar yang di inisiasi oleh KAMMI untuk meringankan beban tenaga pengajar di sekolah-sekolah.

 

Menurut Arifin selaku ketua Departemen Sosial Masyarakat KAMMI Bandung, Gerakan Mahasiswa mengajar ini sebagai implementasi fungsi tridarma perguruan tinggi, dengan keadaan pandemi seperti hari ini dimana proses belajar mengajar sangat tergantung pada gadget atau media online. Namun disisi lain kegiatan luring pun masih berjalan dengan system kelompok belajar, oleh karena itu mahasiswa bisa masuk membatu para guru dalam kegiatan belajar mengajar di kelompok-kelompok kecilnya.

 

Sementara itu Ketua KAMMI Bandung Agum Restu Alam, dengan adanya kader-kader KAMMI Bandung yang tersebar di seluruh kampus dan kader-kader yang bertempat tinggal di Bandung memberikan angin segar sinergi Bersama sekolah-sekolah yang ada di Kota Bandung.

 

Dengan adanya Gerakan Mahasiswa Mengajar besar harapan kegiatan belajar mengajar luring bisa terbantu oleh para mahasiswa di seluruh sekolah di Kota Bandung.

 

Bapak Drs. Cucu Saputra, M.MPd selaku Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Bandung menyambut baik Gerakan mahasiswa mengajar ini yang seharusnya dilakukan secara kultural tidak hanya sebatas kuliah kerja nyata. Dan beliau menginginkan sinergi dalam hal inovasi pembelajaran atau teknologi Pendidikan yang dimana hasil inovasi tersebut bisa menjadi Role Model dan masuk pada PUBER (Pusat Sumber Belajar) Disdik Kota Bandung.
“Dengan adanya inovasi bahan ajar yang dimana PJJ harus tetap dilakukan di masa pandemi ini maka inovasi bahan ajar sangat membantu bagi para guru dan murid dalam proses penyerapan mata pelajaran dan berharap Bersama mahasiswa khususnya Bersama KAMMI Bandung membuat inovasi teknologi pendidikan yang kemudian tidak hanya dalam masa pandemi saja namun akan menjadi paten dalam iovasi pembelajaran di Kota Kreatif, ” pungkasnya

Leave a Reply