Kalau Jadi, Majalengka Bakal Punya Sirkuit MotoGP

Oleh : Yuga

Jurnalbandung.com – Pemerintah provinsi saat ini sedang membujuk pemodal asing asal Spanyol untuk membuat sirkuit arena MotoGP di wilayah perkebunan tebu Kabupaten Majalengka.

Asisten Daerah (Asda) II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Pemprov Jabar Eddy Nasution mengungkapkan, investor asal Spanyol ini sangat tertarik, jika memang berhasil, nantinya lanjut Eddy, akan dikolaborasikan dengan investor dari Yaman.
“Kalau Spanyol (sirkuit) dia yang berminat. Kalau ini (Yaman) pengembangan kawasannya kita tawarkan,” ujar Eddy.
Dia menjelaskan, dilahan yang nantinya akan dibangun sirkuit tersebut sebetulnya milik perhutani, diarea tersebut juga berdiri sebuah pabrik gula.

Dia mengatakan, pembangunan sirkuit ini cukup serius, pasalnya saat ini sedang dalam pembahasan di Jakarta.

“Sedang dibahas di Jakarta, ada investor nya ada juga pemilik pabrik gula,” katanya.

“Kalau (Investor) Spanyol ini berminat karena ada kerjasama dengan pabrik gula,” katanya.

Namun, lanjut dia, pihak investor memberikan ultimatum untuk secepatnya memberikan keputusan. Andaikata berlama-lama, ada kemungkinan berpindah ke daerah bahkan negara lain.

“Kita juga sedang bersaing dengan Mandalika kan mau bikin motoGP juga,” ucapnya.

Sambung dia, pihaknya siap memfasilitasi rencana pembangunan venue balap motor dengan kualitas layaknya Sirkuit Internasional Sepang, Malaysia ini. Hanya saja, lanjut dia, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) pun harus cepat merespon.

“Itu kan pabrik gula, HGU (Hak Guna Usaha) kan harus diubah menjadi kawasan yang lain. Nah ini Bappeda harus cepat merespon itu,” katanya.

Lebih lanjut, Eddy katakan, dengan adanya sirkuit setara Motogp, nantinya akan digelar event balap motor berkelas internasional. Demikian, dia katakan, gelaran olahraga harus menjadi pintu masuk untuk investasi, agar pembangunan daerah ikut berkembang.

Eddy mencontohkan negara Cina saat menjadi tuan rumah Olimpiade Musim Panas 2008. Pada kesempatan itu, Negeri Tira Bambu tersebut mengundang investor besar-besaran. Demikian bisa mendongkrak pembangunan.

“Begitu juga di Munich (Jerman), Brazil, spanyol. Nah event olahraga bisa dijadikan pintu masuk investor,” pungkasnya.

Share This

Leave a Reply