Kadeudeuh Pemprov Jabar Bagi Atlet Berprestasi Tembus Rp5,6 Miliar

Oleh: Bayu Wicaksana

Foto net
Foto net

Jurnal Bandung – Pemprov Jawa Barat memberikan kadeudeuh kepada para atlet berprestasi di Jabar yang nilainya mencapai Rp5,6 miliar.

Atlet-atlet penerima kadeudeuh tersebut telah sukses berlaga di ajang Asian Beach Games 2014, SEA Games 2014, Peparnas, dan POPNAS 2015. Kadeudeuh diberikan kepada sekitar 600 atlet berprestasi di Bandung, Kamis (5/11).

Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda Jabar Yudha Munajat Saputra mengatakan, masing-masing atlet diberi kadeudeuh sesuai prestasi yang diraih. Kadeudeuh yang diberikan berbeda-beda mulai dari uang pembinaan, beasiswa pendidikan, hingga upaya penerimaan sebagai pegawai negeri sipil (PNS).

Meski tidak menyebut secara rinci nominal yang diterima masing-masing atlet, menurut Yudha, jumlah uang pembinaan yang diberikan pada penghargaan kali ini mencapai Rp5,6 miliar.

Yudha mengatakan, Pemprov Jabar akan terus berupaya meningkatkan perhatian kepada atlet yang telah mengharumkan nama Jabar.

“Sekarang perhatian pemprov terhadap atlet, pelatih, dan pembina olahraga sangat besar. Saya salut, Jabar serius dalam memberi perhatian kepada atlet. Sekarang sampai guru, mantan atlet, kita beri,” terang Yudha.

Selain kepada atlet, apresiasi juga diberikan kepada kabupaten/kota di Jabar yang sukses dalam melakukan pembinaan atlet. Kabupaten/kota yang banyak menyumbangkan atlet bagi kontingen Jabar dianggap berhasil dalam melakukan pembinaan atlet.

“Kota Bandung paling banyak, artinya pembinaannya bagus. Kita berikan penghargaan ke mereka,” imbuh Yudha.

Selain Kota Bandung, penghargaan serupa pun diberikan kepada Kota Cimahi, Kabupaten Bandung Barat, Garut, dan Bogor.

“Penghargaan ini salah satu upaya untuk memotivasi daerah lain agar lebih meningkatkan pembinaan atlet,” ujarnya.

Menurut Yudha, pembinaan atlet harus dilakukan sebaik mungkin karena merupakan bagian dari pembangunan. Sehingga, pemerintah kabupaten/kota pun, kata Yudha, tidak boleh mengenyampingkan pentingnya pembinaan atlet di daerahnya masing-masing.

“Jabar ini mengapresiasi daerah manakala berusaha membangun Jabar. Pembinaan atlet ini membangun Jabar dari sisi olahraga. Ke depan tidak hanya simbolis,” pungkasnya.

Leave a Reply