Jelang Ramadan Pemprov Jabar Bakal Getol Gelar Operasi Pasar Murah

Oleh : Yuga Khalifatusalam

Jurnalbandung.com – Sudah menjadi tugas pemerintah untuk mengontrol harga-harga bahan pokok dalam menghadapi bulan Ramadan beberapa minggu lagi. Biasanya menjelang bulan Ramadan dan hari raya Idul Fitri, harga-harga bahan pokok ini melonjak tinggi. Oleh karena itu Pemerintah provinsi Jawa Barat mengalokasikan anggaran khusus untuk mengontrol harga bahan makanan dengan cara menggelar subsidi operasi pasar murah.

Tidak tanggung-tanggung, pemprov Jabar mengalokasikan anggaran sebesar Rp 20 miliar untuk subsidi operasi pasar murah. Sekda Jabar Iwa Karniwa mengatakan, masyarakat Jabar cukup antusias dengan adanya subsidi operasi pasar murah. Terbukti, menurut Iwa dalam penyerapan anggaran khusus operasi pasar murah ini menunjukan tren positif dan terus meningkat.

“Penyerapan anggaran dalam rangka pelaksanaan Operasi Pasar Murah ini menunjukkan tren yang terus meningkat, hal ini menunjukkan semakin besarnya animo masyarakat terhadap pelaksanaan Operasi Pasar Murah,” kata Sekda Jawa Barat Iwa Karniwa beberapa waktu lalu di Bandung, Sabtu (6/5).

Iwa menuturkan upaya lainnya yang kami laksanakan dalam rangka stabilisasi harga adalah pelaksanaan pasar murah/bazar ramadhan yang dilaksanakan di Halaman Gedung Sate, dibeberapa Kecamatan di Kota Bandung serta di kabupaten/kota yang melibatkan Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Jawa Barat serta bekerjasama dengan PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PT PPI) dalam pelaksanaan operasi pasar gula di beberapa Kabupaten/Kota di Jawa Barat.

” Saya mengajak seluruh pemangku kepentingan pembangunan baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, untuk terus merapatkan barisan bekerjasama dan bersinergi serta menggelorakan semangat membangun, semangat kebersamaan, semangat maju dan mengedepankan kepeloporan dalam berbagai implementasi solusi pembangunan yang bersifat terobosan sesuai tuntutan jaman, guna menghadirkan daya saing Jawa Barat yang tinggi dan peningkatan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat Jawa Barat,” kata dia.

Iwa menambahkan komoditi kebutuhan pokok masyarakat yang disubsidi  dalam operasi pasar murah kebutuhan pokok masyarakat ini adalah, beras, gula pasir, minyak goreng, telur ayam negeri, daging ayam serta daging sapi dengan besaran subsidi berkisar antara Rp6.000 per kg untuk beras, minyak goreng Rp6.000 gula pasir Rp7.000 dan telur ayam negeri masing-masing Rp12.000, daging ayam Rp15.000, dan daging sapi Rp60.000 per kg nya.

Leave a Reply