Jelang Pilkada Serentak, KPU Jabar Disibukan dengan Proses Persiapan Pemeriksaan Kesehatan

Oleh : Redaksi

Jurnalbandung.com – Komisi Pemilihan Umum Jawa Barat akan disibukan dengan pemeriksaan kesehatan pasangan calon bupati atau walikota dari sembilan daerah yang akan menggelar Pilkada serentak.

Pasalnya saat ini RS Hasan Sadikin yang biasa dipakai untuk memeriksa calon Bupati dan Walikota, memiliki keterbatasan pemeriksaan.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jabar, Yayat Hidayat, mengatakan berdasarkan keputusan KPU RI, pemeriksaan kesehatan para pasangan calon harus dilakukan di rumah sakit pemerintah tipe A. Di Jawa Barat, katanya, hanya ada satu rumah sakit tipe A, yakni RS Hasan Sadikin.

Jika diperkirakan terdapat empat pasangan pada masing-masing kabupaten dan kota yang menyiapkan pilkada, katanya, maka ada sekitar 140 orang yang harus menjalani pemeriksaan kesehatan, plus pasangan dari Pilgub Jabar 2018.

Diketahui terdapat 16 kabupaten dan kota di Jabar yang menyelenggarakan pilwalkot atau pilbup.

Jika semua pemeriksaan para calon Bupati/Walikota dan Pilgub Jabar dilaksanakan di RS Hasan Sadikin Bandung, maka waktu yang dibutuhkan tidak akan mencukupi.

Pasalnya Semua pasangan calon tersebut, katanya, akan diperiksa dalam rentang waktu 8 Januari sampai 15 Januari 2018. Namun, katanya, pemeriksaan kesehatan efektifnya akan dilaksanakan sekitar 4 hari, karena pada 8 sampai 10 Januari adalah masa pendaftaran pasangan calon di masing-masing KPU.

“RSHS menyatakan tidak bisa memeriksa 140 orang dalam 7 hari, dan efektifnya memang 5 sampai 4 hari. RSHS bisanya sehari periksa 20 orang,” kata Yayat saat ditemui seusai kegiatan Apel Gelar Pasukan Mantap Lodaya 2018 di Gasibu, Jumat (5/1).

Yayat mengatakan kemudian pihaknya berkoordinasi dengan KPU RI, meminta penambahan waktu pemeriksaan kesehatan sampai 18 Januari. Namun, hal tersebut tidak disarankan karena dibutuhkan persetujuan DPRD dan Pemprov dan membutuhkan waktu lama lagi.

Akhirnya, katanya, KPU RI menyarankan untuk melakukan pemeriksaan di rumah sakit tipe A di Jakarta. Di RS AD Gatot Subroto, katanya, hanya pasangan dari Kota Bekasi yang mendapat tempat pemeriksaan kesehatan. Hal ini disebabkan rumah sakit tersebut sudah membuat banyak jadwal pemeriksaan kesehatan untuk para pasangan calon dari luar Pulau Jawa.

Akhirnya KPU Jabar menetapkan RS AL Mintohardjo sebagai tempat pemeriksaan kesehatan pasangan calon dari Kabupaten Bogor, Kota Bogor, Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon, Kabupaten Subang, Kabupaten Purwakarta, Kabupaten Bandung Barat, dan Kabupaten Garut. Sedangkan sisanya, termasuk pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jabar, melakukan pemeriksaan kesehatan di RSHS.

“Jelang pendaftaran, kami disibukkan dengan proses persiapan pemeriksaan kesehatan. Ini salah satu syarat wajib yang dipenuhi pasangan calon, jadi kewajiban KPU untuk menyelenggarakannya. KPU sedang koordinasi dengan IDI, Ikatan Dokter Indonesia, juga dengan HIMPSI, Himpunan Masyarakat Psikologi Jabar, dan BNN Jabar, terkait pemeriksaan itu,” katanya.

Dengan pemeriksaan di tiga rumah sakit tersebut, katanya, pemeriksaan kesehatan akan selesai pada 15 Januari dan dapat diterima hasilnya pada 16 Januari 2018.

Share This

Leave a Reply