Jelang Akhir Masa Jabatannya, Wagub Jabar Akui Banyak Janji Kampanye Belum Terealisasi

Oleh: Yuga Khalifatusalam

Jurnalbandung.com – Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar mengakui, banyak janji kampanye yang belum terealisasikan. Padahal, satu tahun lagi, kepemimpinan Ahmad Heryawan-Deddy Mizwar akan segera berakhir.

Meskipun begitu, mantan aktor senior ini akan berusaha lebih keras di sisa masa jabatannya untuk mengoptimalkan kinerja, sehingga realisasi target pencapaian tidak terlalu jauh dari yang diharapkan.

Dalam kesempatan tersebut, dia menyebutkan, beberapa program yang tidak mencapai target, seperti program rumah tidak layak huni dan bantuan posyandu yang menurutnya tidak akan pernah tercapai.

“Iya target tidak akan tercapai sepenuhnya, tapi kita tetap mengarah ke pencapaian yang optimal,” kata Deddy di Bandung, Rabu (7/12).

Dia membeberkan, alasan tidak tercapainya target, seperti dalam program bantun posyandu. Menurutnya, penyaluran dana bantuan sosial ini terkendala aturan yang dibuat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Karena di aturan KPK ini, bantuan harus diberikan pada objek berbadan hukum. Pas 2015 susah kita, rutilahu tidak bisa optimal, posyandu juga. Kalau nggak ada masalah hitungan target,” ujarnya.

Selain penyaluran bantuan, janji kampanye lainnya, yakni tentang pembangunan gedung kesenian bertaraf internasional yang menurutnya masih sulit untuk diwujudkan. Di APBD Jabar 2017, kata Deddy, proyek tersebut tidak masuk sama sekali.

“Kalau tidak bisa, mungkin tahun depan. Soalnya banyak yang mau dibangun,” ucapnya.

Selain terkendala aturan, lanjut Deddy, banyaknya janji kampanye yang belum terealisasi karena dihadang anggaran prioritas yang jumlahnya besar.

“Belum gara-gara PON, bayar lagi infrastruktur pedesaan separuh, atlet PON bonus, alih kelola, UPTD baru, biaya pilgub, nah,” pungkasnya.

Share This

Leave a Reply