Jalan Komud Supadio Kumuh dan Darurat Trotoar, DPRD Minta Pemkot Tidak Tegas

Oleh: Redaksi
Jurnalbandung.com – Kondisi jalan Komodor Udara (Komud) Supadio Kota Bandung saat ini terlihat Sangat memprihatinkan, selain kumuh dan kotor, ratusan meter trotoar hak pejalan kaki dirampas oleh para pendatang yang seenaknya membangun toko ilegal.

 

 

Para pejalan kaki terpaksa harus menggunakan badan jalan saat beraktivitas meski sangat beresiko.

 

 

“Dulu enak disini, sekarang banyak pendatang seenaknya bangun jongko (toko kecil) di trotoar, jadi kumuh, saya juga kalau jalan kaki terpaksa harus mengambil badan jalan, takut ketabrak motor sama mobil juga. Tapi mau gimana lagi,” kata seorang warga, Dian Supriana (35) di Bandung. Jumat (3/7/2020).

 
Sementara itu Anggota DPRD Kota Bandung Andri Rusmana mendesak pemerintah kota Bandung agar segera menindak para pelaku usaha yang membangun toko kecil ilegal.
“Ekonomi masyarakat harus tumbuh berkembang, namun harus sesuai dengan aturan, supaya berkah usahanya,” katanya di Bandung.
Menurut dia, membangun jongko atau toko kecil di trotoar adalah sebuah pelanggaran, oleh karena itu dia berharap para pelaku usaha tidak asal usaha dengan tidak mengindahkan aturan.
“Trotoar adalah hak pejalan kaki, kasian, mereka harus mempertaruhkan keselamatan mereka,” katanya.
Lebih lanjut, dia berharap pemerintah kota Bandung bisa memberikan solusi ditengah situasi seperti sekarang.
“Pemkot Bandung harus tegas, berikan solusi yang tepat, sehingga kota Bandung tidak kumuh,” katanya.

Leave a Reply