IPRC Sebut Akan Ada Kejutan di Pilgub Jabar 2024

Oleh: Redaksi

Jurnalbandung.com – Direktur Eksekutif Indonesian Politics Reserch & Consulting (IPRC) Firman Manan mengatakan tidak menutup kemungkinan pada Pilgub Jabar 2024 akan ada kejutan. Menurut Firman Manan, berdasarkan pengalaman Pilgub Jabar yang sebelum-sebelumnya, nama-nama baru selalu jadi kejutan, bahkan nama-nama tersebut tidak pernah masuk dalam radar lembaga survey.

“Kejutan di pilgub Jabar 2024 pasti ada, apalagi pola yang dilakukan PKS selalu menentukan didetik-detik akhir. PDI P pun belum memunculkan nama untuk pilgub Jabar,” katanya kepada wartawan saat ditemui di Bandung usai menghadiri acara outlook politik 2023 di Bandung, Kemarin.

Namun memang, menurut dia, Jika Ridwan Kamil maju lagi dalam pilgub Jabar 2024, maka kemenangan Ridwan Kamil sudah ada ditangan. Bukan tanpa alasan, persentase Ridwan Kamil untuk Pilgub Jabar mencapai lebih dari lima puluh persen. Biasanya lanjut dia, jika Cagub yang menyentuh angka tersebut, maka akan sulit untuk digoyang.

“Namun, jika memang Ridwan Kamil memutuskan untuk tidak maju dalam Pilgub Jabar 2024, maka semua figur memiliki peluang
Dalam pilgub Jabar, baik itu yang sering muncul dalam survey maupun tidak,” katanya.

Sementara itu, Board Of Advisor IPRC Muradi mengatakan, untuk pilgub Jabar ada dua indikator yang memang bisa menentukan dalam kemenangan.

Menurut Muradi, Mesin Partai yang kuat bisa menjadi salah satu penentu kemenangan dalam pilgub Jabar. Menurut dia, jika pada waktu Ahmad Heryawan datang ke Jabar tidak ada yang mengenal, namun karena mesin partainya jalan, maka pasangan Ahmad Heryawan -Dede Yusuf berhasil menjadi pemenang pada Pilgub Jabar 2008.

Selain itu juga, Muradi pun mengungkapkan, ketokohan atau figur dalan Pilgub Jabar menjadi variabel lainnya untuk menentukan kemenangan pilgub Jabar.

Ketika Ridwan Kamil maju dalam Pilgub Jabar 2018, didukung oleh partai-partai yang kurang begitu kuat mesin partainya. Namun karena sosok atau figur Ridwan Kamil cukup kuat, mantan Wali Kota Bandung tersebut berhasil memenangkan pertarungan Pilgub Jabar 2018.

“Jadi yang pertama mesin partai yang kedua figur atau ketokohan Cagub Jabar itu sendiri,” katanya.

Leave a Reply