Intensitas Hujan Tinggi, Kabupaten Bandung Mulai Dikepung Banjir

Oleh : Dadan Burhan AA
Foto net
Foto net
Jurnal Bandung – Intensitas hujan yang masih cukup tinggi beberapa hari ini membuat sejumlah daerah di Kabupaten Bandung terendam banjir. Berdasarkan pantauan Jurnalbandung.com,  hingga pukul 12.00 WIB air menggenang di dua Kelurahan, yakni Baleendah dan Andir dengan ketinggian air sekitar 30 Cm sampai 1 meter.
“Di Baleendah, banjir menggenang Kampung Cieunteung RW 20 dan 28,” ujar Kapolsek Baleendah, Kompol Suhari, kepada jurnalbandung.com, Selasa (23/2).
Menurut Suhari, di Kelurahan Andir air menggenang di Kampung Cigosol, terdapat enam RW yang tergenang banjir yakni RW06,07,08,09,10 dan 13. Meskipun banjir ini cukup besar namun warga yang terkena banjir masih bertahan di rumah masing-masing,belum ada pengungsi.
Dari kepolisian, sudah menyiapkan 14 orang personil untuk membantu jika ada warga yang hendak mengungsi,”ujarnya.
Lebih lanjut Suhari mengatakan, di Kampung Cieunteung, banjir disebabkan oleh luapan air dari sungai Citarum. “Kalau di Andir, selain dari Citarum sungai Cisangkuy juga sudah meluap,” ucapnya.
Akibat banjir yang menggenang Bandung selatan, membuat akses jalan dari Baleendah menuju Rancamanyar terputus.
Padahal, jalan tersebut merupakan satu-satunya akses menuju Kelurahan Andir dari kelurahan Baleendah dan Dayeuhkolot. “Ada alternatif jalan, tapi harus memutar jaraknyajuga jauh,”ucapnya.
Oleh sebab itu, untuk menghindari kemacetan di pertigaan Baleendah-Andir, Kapolsek merekomendasikan warga yang hendak meenuju Rancamanyar dari Baleendah supaya menggunakan jalan lain. “Bisa lewat Rencong-bojongmalaka-Cibaduyut, tapi jaraknya cukup jauh dan memutar”, katanya.

Leave a Reply