Inilah Usulan DPRD Jabar untuk Mengikis Kemiskinan

Oleh: Bayu Wicaksana

foto net
foto net

Jurnal Bandung – Ketimpangan ekonomi yang dialami masyarakat Indonesia kini semakin terasa. Orang kaya bertambah kaya, sementara si miskin hidup semakin sengsara.

Ketua Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat Ridho Budiman mengatakan, dibutuhkan terobosan untuk mengikis kemiskinan, salah satunya lewat peran koperasi.

Melalui koperasi, diharapkan semakin banyak keterlibatan masyarakat dalam aktivitas ekonomi.

“Jangan hanya kalangan tertentu saja. Saat ini pertumbuhan ekonomi 5,1%, tapi gini rasio 0,4. Artinya, kesenjangan ekonomi sangat tinggi. 1% penduduk menguasai 55% kekayaan nasional,” beber Ridho.

Oleh karena itu, Ridho berharap, koperasi bisa masuk ke setiap lini usaha agar semakin banyak masyarakat yang bisa menikmati pertumbuhannya.

Ridho pun merujuk peran koperasi di Belanda yang menguasai banyak sektor.

“Contoh riil di Belanda. Koperasi menjadi pusat inovasi pengembangan produk-produk susu, keju, es krim, dan produk olahan lainnya. Di kita juga harusnya seperti itu, koperasi nelayan untuk produk ikan, koperasi petani untuk pertanian,” katanya.

Untuk mewujudkannya, diperlukan SDM yang bisa menjadi motor penggerak bagi koperasi-koperasi tersebut.

“Pemerintah harus mendidik kader-kader koperasi yang mapan secara keilmuan, secara praktik. Nanti akan tumbuh koperasi-koperasi yang mapan. SDM-nya harus digenjot,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Provinsi Jabar Ineu Purwadewi Sundari mengatakan, ekonomi merupakan penopang pertumbuhan ekonomi kerakyatan. Pertumbuhan ekonomi di desa bergantung terhadap koperasi.

“Di desa-desa, koperasi sangat membantu kehidupan masyarakat. Koperasi bisa berjalan dan menolong anggotanya,” kata Ineu.

Ineu berharap, koperasi bisa bersaing dengan pelaku usaha swasta asalkan dikelola dengan baik. Sebagai contoh, kata Ineu, koperasi di Kota Bekasi yang mampu menggerakkan perekonomian skala besar.

“Omzetnya Rp200 miliar. Untuk pembiayaan skala besar, pengembangan (salah satu) gedung bisnis di Bekasi oleh koperasi. Parkir, keamanan, semua dilakukan oleh koperasi,” pungkasnya.

Leave a Reply