Ibu Sang Penggerak dan Pelopor Kebaikan

Oleh: Lusi

Selalu ada senyum di wajahnya meski saat suami sulit diajak berkomunikasi atau pelit memuji. Bahkan, di saat suami tak peka gejolak emosi hingga memberi sedikit hadiah berarti pun, senyum itu masih tampak jelas.

Selalu ada senyuman saat anak menguras energi dengan rengekannya sepanjang hari hingga tak membiarkannya lelap panjang di malam hari.

Namun, ketika anak sudah menginjak usia remaja dan mulai semakin sulit diajak bicara, dia hanya bisa memandang sedih dan mengangkat doa.

Senjata terkuatnya adalah doa saat segala upaya tak kuasa lagi diterpa, di saat suami dan anak sulit diajak bergandengan tangan.

Meski usia terus bertambah, senyuman itu tak pernah pudar sekalipun, meski tak ada yang pernah memuji senyuman terindahnya.

Buah cinta dan setia bersama lelaki pilihannya dibawanya selama sembilan bulan. Seluruh hormon tubuh berjuang menjaga si kecil dalam buaian kehangatan rahim walau setelahnya harus ditukar dengan mengeroposnya tulang dan melemahnya daya otot.

Perjuangan hidup dan mati dipertaruhkan saat buah hati harus dihadirkan ke dunia dengan bermandikan darah dan air ketuban. Tangisan ketidakberdayaan sang buah hati adalah perhatian utama dalam hidupnya.

Tidur tak lagi nyenyak, siang tak lagi benderang, namun sang ibu tetap berpacu dengan waktu untuk mengurus anak, rumah, suami, hingga masyarakat. Dan Allah berikan kekuatan berlipat untuk mengerjakan semuanya.

Selamat Hari Ibu 22 Desember 2016, terima kasih sudah menjadikan keluarga sebagai prioritas, meskipun letih menerpa, kantuk mengetuk, dan lelah melambai.

Tiada kata yang dapat terucap sebagai pengganti segala yang telah dilakukan selain doa yang bisa dipanjatkan untuk ketenangan, kemudahan, kesabaran, dan kekuatan untuknya agar dapat melewati semua rasa yang membuatnya gusar.

Semoga Allah selalu merahmati dan meridhoi umurnya yang kian menua. Semoga kulitnya yang kian mengeriput dan mengeras dapat menjadi saksi atas segala pengorbanan yang rela dia lakukan. Sekali lagi, terima kasih ibu, sang penggerak dan pelopor kebaikan.

Penulis: Ketua Deputi Kajian Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga DPW PKS Jawa Barat.

Leave a Reply