Hanya di Bandung, Buang Sampah Dapat Potongan Tagihan Listrik

Oleh: Ferry Prakosa

foto net
foto net


Jurnal Bandung – Pemkot Bandung gencar menangani persoalan lingkungan hidup, salah satunya melalui program Bank Sampah.

Program Bank Sampah merupakan hasil kerja sama Pemkot Bandung dan PT PLN yang bertujuan untuk mengedukasi masyarakat agar bijak mengumpulkan dan memilah sampah.

Melalui Bank Sampah yang dikelola seperti layaknya perbankan umum ini, masyarakat diharapkan sadar dan peduli terhadap kebersihan dan kesehatan lingkungan.

Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mengatakan, pihaknya akan memberikan imbalan bagi warga yang berpatisipasi menyetor sampah. Imbalannya, mendapatkan potongan tagihan listrik.

“Sedang digodog, dalam waktu sebulan ini matang,” kata Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil kepada Jurnal Bandung di Pendopo Kota Bandung, Kamis (4/12).

Emil pun mengaku sudah bertemu dan berbincang dengan pihak PT PLN Perwakilan Bandung. Dalam pertemuannya itu, lanjut Emil, dibahas soal Bank Sampah. Akhirnya, tercetus suatu gagasan baru yang dampaknya bermanfaat bagi masyarakat Kota Bandung.

“Disepakati gagasan itu menyangkut hajat hidup orang Bandung yaitu listrik. Jadi warga menyetor sampah, kemudian hadiahnya voucher pengurangan biaya listrik. Misalnya biaya listrik 100 ribu rupiah, jadi bayar 90 ribu rupiah,” paparnya.

Sampah hasil pemilahan masyarakat tersebut selanjutnya disetor warga kepada pengelola untuk diolah menjadi berbagai barang berguna dan memiliki nilai ekonomis.

“Nanti ada tim pengelola yang punya daya jual lagi. Makanya sampah-sampahnya seperti sampah industrial atau plastik,” pungkas
Emil.

Leave a Reply