Geram Lihat Sungai Cikijing Tercemar, Deddy Mizwar Sebut Pembuang Limbah Teroris Lingkungan

Oleh: Yuga Khalifatusalam

Foto net
Foto net

BANDUNG – Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar mengaku geram dengan kondisi lingkungan di sekitar wilayah yang dilintasi Sungai Cikijing yang kini sudah tercemar limbah pabrik.

Deddy menyebutkan, orang yang merusak lingkungan atau pelaku pembuang limbah sebagai teroris lingkungan. Pasalnya, lingkungan yang sudah tercemar sangat mengancam masyarakat sekitar.‬

‪”Ini terorisme lingkungan, bukan penjahat lagi,” kata Deddy Mizwar kepada Jurnal Bandung.com seusai mengunjungi kawasan Rancaekek, Kabupaten Bandung, Kamis (4/2).‬

‪Deddy menjelaskan, Sungai Cikijing yang mengalir di wilayah Kabupaten Sumedang dan Rancaekek, Kabupaten Bandung itu kini dijadikan tempat pembuangan limbah, bahkan sedikitnya ada tiga pabrik yang membuang limbah ke aliran Sungai Cikijing.‬

‪”Jelas kasat mata bagaimana air coklat. Ada dua anak sungai ketemu, mana yang hitam, mana yang coklat,” ungkap Deddy.‬

‪Mantan aktor kawakan ini berharap, ada tindakan yang jelas dari Pemkab Bandung dan Pemkab Sumedang karena jika dibiarkan, dampak pencemaran sungai akan lebih parah lagi.‬

‪”Harus ada evaluasi kembali izin yang diberikan kepada pabrik-pabrik pembuang limbah tersebut,” tegasnya.‬

‪Deddy kembali mewacanakan lokalisasi industri untuk mengurangi dampak pencemaran lingkungan. Hal itu menurutnya sangat penting untuk menentukan pihak yang paling bertanggung jawab atas pembuangan limbah tersebut.‬

‪”Enggak mencar-mencar begini. Kawasan industri yang dikelola oleh pengelola yang juga memonitor limbahnya. Jadi kalau ada apa-apa, cuma satu orang yang bertanggung jawab. Lebih mudah seperti itu, seperti di Karawang,” jelasnya.‬

‪Deddy pun mengaku telah berkomunikasi dengan Bupati Bandung terkait rencana tersebut.

“Kemarin kita bicara dengan Bupati Bandung. Dibuat kawasan industri area sekalian. Pindahkan sawah, ekstensifikasi pertanian di mana. Jadi masyarakat tidak dirugikan terus menerus dan yang bersalah tetap dituntut,” terangnya.

Share This

Leave a Reply