Gandeng Korea Selatan, Pemkot Akan Kaji Ulang Konsep Monorel

Oleh: Redaksi

Kota Bandung Mulai Terapkan Layanan Kesehatan Online
Foto net

Jurnal Bandung – Pemerintah Korea Selatan akan bekerja sama dengan Pemkot Bandung untuk mewujudkan pembangunan light railway transit (LRT) atau monorel di Kota Bandung.

Bahkan, perwakilan dari Negeri Ginseng tersebut akan membantu mengkaji ulang feasibility study (FS) monorel. Konsep pembangunan monorel tersebut dinilai perlu disempurnakan agar lebih menarik bagi investor.

Hari ini, Rabu (9/9), Wali Kota Bandung Ridwan Kamil menerima kunjungan perwakilan Pemerintah Korea Selatan, di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukancana, Kota Bandung.

“Korea lagi banyak bantuan ke Kota Bandung,” kata Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil kepada Jurnal Bandung seusai bertemu perwakilan Pemerintah Korea Selatan.

Emil menjelaskan, Pemerintah Korea Selatan akan membantu Pemkot Bandung mengkaji ulang konsep pembangunan monorel koridor 2. Sementara monorel koridor 1, kata Emil, kini masih dalam tahap lelang.

“Ternyata (untuk lelang monorel) banyak prosedur internasional yang harus dipenuhi. Koridor 1 banyak hal-hal tetek bengek internasional yang harus kami penuhi, semuanya ada 23 item, repot pisan,” tutur Emil.

Emil melanjutkan, pihaknya akan memanfaatkan semaksimal mungkin bantuan yang ditawarkan Pemerintah Korea Selatan tersebut. Pasalnya, selama ini, Korea Selatan dikenal memiliki kemampuan yang teruji di bidang transportasi.

“Mereka siapkan studi agar standar lelangnya tidak seribet yang kami punya,” ujar Emil.

Selain itu, dia juga berharap, hasil kajian terbaru nanti dapat meyakinkan pemerintah pusat, sehingga pemerintah pusat mau menggelontorkan dananya untuk pembangunan dua koridor monorel di Kota Bandung.

“Dengan bantuan dari Korea ini, diharapkan pemerintah bisa lebih yakin mengucurkan APBN ke Kota Bandung, terus menarik investor lebih banyak lagi untuk koridor 2,” tandasnya.

Leave a Reply