Festival Welas Asih, Masyarakat Jabar Diharapkan Semakin Toleran

 

Oleh: Redaksi

Jurnalbandung.com – Pemerintah provinsi Jabar melalui Bakesbangpol yang berkerja sama dengan yayasan welas asih bakal menggelar festival welas asih.

 

Kepala Badan Bakesbangpol, Herri Hudaya mengatakan, dengan adanya festival welas asih bisa menciptakan keharmonisan masyarakat Jabar. Selain itu diharapkan masyarakat Jabar bisa menjadi masyarakat yang toleran dan mencintai sesama.

 
“Dengan adanya welas asih ini masyarakat bisa lebih membumi. Kemudian program ini bisa memberikan nilai lebih bagi masyarakat Jabar terutama nilai-nilai pancasila dalam menjaga negara ini,” katanya
Herri mengungkapkan program welas asih bisa dipelajari oleh masyarakat dan disebarluaskan. Saat ini masyarakat telah jauh dari nilai-nilai welas asih, apalagi ditengah-tengah era globalisasi seperti ini.

 
“Saya berharap dengan adanya program welas asih masyarakat Jabar bisa tercermin budayanya. Ada kebersamaan yang tinggi terutama kepada penganut agama lain. Nilai kesundaan tersebut bisa memahami suku yang lain, agama yang lain, sehingga suku lain bisa nyaman tinggal di Jabar,” pungkasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Yayasan Welas Asih Jabar, Ali Bin Zed menyebutkan Festival Welas Asih akan melibatkan relawan sebanyak 60 orang dari berbagai golongan dan etnis yang ada di Indonesia. Relawan yang berkontribusi merupakan miniatur Indonesia, sama hal nya seperti Jabar. Berbagai suku dan golongan masyarakat Indonesia terdapat di Jabar.
“Welas Asih merupakan ajaran dari semua agama dan juga tinggalan dari nenek moyang kita yang semestinya diturunkan dan diteruskan oleh generasi muda saat ini. Dengan hal itu welas asih adalah sebuah rasa kasih sayang yang menggabungkan empati dan simpati,” ucap Ali
Festival Welas Asih Jabar akan diselenggarakan pada 19 Desember di Saparua Bandung. Beberapa kegiatannya meliputi lomba menggambar dan mewarnai tingkat TK dan SD, lomba membaca puisi, compassionate talk, music acoustic, booth komunitas, dan bazar. Pada compassionate talk akan hadir Husen Jafar (konten kreator keislaman), Lukman Saifudin (menteri agama 2014-2019), Martin Anugerah (Youtuber), dan lain-lain.

Share This

Leave a Reply