Emil Siap Hadapi Kasek yang Dipecat di PTUN

Oleh: Yuga Khalifatusalam

Jurnalbandung.com – Wali Kota Bandung Ridwan Kamil menyatakan, siap menghadapi gugatan dari sejumlah kepala sekolah (kasek) di Kota Bandung yang dipecatnya beberapa waktu lalu bila mereka melakukan upaya hukum.

“Dalam keputusan seperti ini selalu ada yang puas dan tidak puas, ada yang menerima dan tidak menerima. Kami persilakan, ada ruang PTUN. Itulah seadil-adilnya proses karena tidak mungkin semua mau menerima, apalagi urusannya terkait sanksi,” jelasnya seusai melaksanakan rapat klarifikasi di ruang rapat Komisi V DPRD Jawa Barat, Senin (14/11).

Emil, sapaan akrab Ridwal Kamil mengungkapkan, pemecatan terhadap para kasek tersebut bukan tanpa pertimbangan matang. Sebaliknya, hal itu telah diingatkan sejak jauh hari sebelumnya.

“Proses sampai ke hari ini itu berlangsung 3 tahun, bukan ujug-ujug. Wali Kota Bandung melakukan tiga tahap dalam pembinan dan pengelolaan sekolah. Tahun pertama PPDB online, tahun kedua rencana kerja anggaran sekolah online. Dalam proses 2 tahun ini, mereka diperingati bahwa pungutan itu boleh asal masuk RKAS. Kalau tidak masuk RKAS berarti masuknya ilegal,” terangnya.

Tidak hanya itu saja, lanjut Emil, di tahun ketiga pun, pihaknya terus memperingatkan para kasek untuk tidak melakukan pungli.

“Di tahun ketiga, karena sudah diberi peringatan dan masih ada, kita melakukan pendalaman selama 3 bulan,” tambahnya.

Emil pun mengatakan, berdasarkan hasil rapat koordinasi disimpulkan, persoalan kasek yang direkomendasikan dipecat itu sepenuhnya diserahkan kepada Pemprov Jabar.

“Per 1 oktober semuanya sudah kewenangan provinsi. Nah ini silahkan, apa mau mengikuti rekomendasi kami dengan mengikuti bukti yang disampaikan, silakan. Atau berbeda, itu kebijakan provinsi,” pungkasnya.

Share This

Leave a Reply