Emil: Cable Car Tinggal Tunggu Rekomendasi Gubernur dan Kemenhub

Oleh: Redaksi

Foto net
Foto net

Jurnal Bandung – Wali Kota Bandung Ridwan Kamil menyatakan, awal pembangunan kereta gantung (cable car) tetap akan dilakukan bulan ini. Namun begitu, pihaknya tetap menunggu terlebih dahulu rekomendasi dari Gubernur Jabar dan Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

Emil, sapaan akrabnya, mengakui, Peraturan Wali Kota (Perwal) Rencana Induk Transportasi (RIT) Kota Bandung yang didalamnya mengatur pembangunan cable car memang belum ditandatangani. Namun, Emil optimistis pembangunan cable car akan sesuai rencana.

‪”Perwalnya sudah jadi, namun belum saya tandatangani karena ada beberapa redaksionalnya  yang harus direvisi,” ujar Emil kepada Jurnal Bandung, Selasa (1/12).

Emil juga mengklaim tidak ada kendala berarti yang mengganjal proyek cukup prestisius tersebut.

“Namun, untuk menguatkan izin pembangunan, kita tetap akan menunggu rekomendasi Gubernur Jabar dan Kemenhub,” ungkapnya seraya menyebutkan proses untuk mendapatkan rekomendasi tersebut maksimal 14 hari.

‪Disinggung Peraturan Presiden  (Perpres) tentang Rencana Tata Ruang Kawasan Strategis Perkotaan Cekungan Bandung, menurutnya, perpres tersebut tak ada kaitannya dengan proyek cable car. Pasalnya, rute cable car tidak melintasi wilayah di luar Kota Bandung.

Emil kembali meyakinkan, pihaknya tidak menghadapi kendala berarti dalam perizinan pembangunan cable car. Pasalnya, cable car yang akan dibangun juga hanya sebagai wahana wisata, bukan transportasi masal.

‪Selain itu, pembangunan haltenya pun tak perlu disertai izin mendirikan bangunan (IMB) karena halte cable car akan dibangun di lahan milik Pemkot Bandung.

“Sesuai arahan Presiden Jokowi, dimana proyek besar harus didampingi penegak hukum, kami juga berkoordinasi dengan Kejaksaan dalam proses pembangunan cable car ini,” tambahnya.

Sementara itu, CEO PT Aditya Darma Putra Persada Sanjaya Susilo menyatakan, siap melakukan peletakan batu pertama pembangunan cable car, 12 Desember mendatang. Namun, senada dengan Emil, pihaknya juga tetap akan menunggu rekomendasi Gubernur Jabar dan Kemenhub.

“Kami optimistis ground breaking proyek ini bisa segera dilakukan. Tinggal menunggu rekomendasi dari Gubernur dan Kemenhub saja,” ucapnya.

Menurut dia, proses pembangunan cable car dengan rute sepanjang 10 kilometer ini, dibutuhkan waktu sekitar 1,5 tahun. Sehingga, akhir tahun depan, cable car diharapkan sudah beroperasi.

“Kami juga akan membangun gedung parkir di sekitaran Jalan Gelap Nyawang seluas 1 hektare yang mampu menampung hingga 500 kendaraan,” sebut Susilo.

Leave a Reply